Categories: Tips & Trick

Inilah Tips Memetakan Emosi Anda Saat Trading

Berikut adalah langkah jitu melacak emosi trading. Simak tipsnya.

Jakarta–Trader valas berpengalaman membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk belajar mengenai cara mengontrol emosi mereka saat melakukan trading. Memang tidak ada yang bisa me-manage emosi dengan sempurna, namun memahami tanda-tanda emosi Anda sangatlah penting untuk meraih keuntungan dalam trading.

Biasanya, trader berpengalaman dapat merasakan saat percaya diri sedang berada di level tertinggi dan paham bahwa periode kekalahan tengah mengintai jika mereka tidak segera mengendalikan diri. Mereka mengerti sekali untuk membaca kondisi, bahwa jika mereka tidak mengendalikan emosi, maka kekalahan beruntun akan segera datang.

Perlu diingat, masa-masa kekalahan tidak pernah bisa dihindari. Namun, ketika para trader mampu mengenali rasa percaya diri mereka yang terlalu tinggi, mereka dapat memperkecil dampak dari terlalu bernafsu dalam bertransaksi dan ini artinya trader juga bisa memperkecil angka kerugian yang terjadi.

Berikut ada tips yang dikutip dari ForexTime, yang akan berguna dalam aktivitas trading Anda.

1. Petakan Emosi

Ketakutan, keserakahan dan trading akan selalu berjalan beriringan. Setelah mendapatkan keuntungan, rasa percaya diri dan tak terkalahkan akan secara natural terbangun dan ini tidaklah buruk. Bagaimanapun, seperti kata pepatah, kebanggaan selalu datang sebelum kejatuhan, ketika Anda berada di tempat tertinggi itu artinya Anda di tempat yang paling rentan.

Sama halnya ketika seorang trader mengalami kekalahan beruntun, rasa tidak percaya diri dapat membawanya pada ketakutan akan kerugian yang nyatanya hanya akan memperpanjang penderitaan.

Karena itu, untuk mengatasi hal ini, beberapa trader belajar untuk memetakan emosi mereka. Tak sulit, trader bisa melakukannya sendiri dengan menyimpan grafik dengan angka nol di tengah, ke bawah minus lima dan ke atas plus lima. Kapan pun nafsu dan kepuasan datang , berikan angka tertinggi dan ketika rasa takut datang dan mengesampingkan keputusan, berilah nilai rendah pada diri sendiri

2. Mengambil Suhu

Mengatur suhu emosi Anda juga sama pentingnya. Catat emosi di waktu yang berbeda. Sebelum sesi dimulai, selama sesi dan di bagian akhir sesi. Jika skor emosional turun ke minus empat atau di bawah atau plus empat atau diatasnya, ini waktu terbaik untuk berhenti trading. Menjauh dulu dari market atau paling tidak berhenti sejenak untuk beberapa menit. Lalu, ketika akan memulai trading kembali, sangat penting untuk mencoba dan mendapatkan skor emosi Anda kembali di angka nol.

Penting untuk diingat, sudah menjadi bagian dari valas trading bahwa kemenangan jangka panjang atau kerugian jangka panjang akan selalu terjadi. Ini adalah fakta yang sudah melekat pada aktivitas trading, jadi jangan biarkan diri Anda untuk terpengaruh emosi sesaat ketika membuat keputusan.

Selamat mencoba!

Apriyani

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

2 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

2 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

2 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

4 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

4 hours ago