Jakarta–Industri perbankan belum lama ini dihebohkan dengan kasus pembobolan dana nasabah di salah satu bank milik pemerintah atau BUMN, yang nilainya hingga mencapai Rp255 miliar.
Melihat hal itu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mengaku punya strategi jitu dalam mengantisipasi potensi terjadinya fraud.
Baca juga: OJK Pastikan Perbankan Cukup Kuat Hindari Fraud
Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni menuturkan, ada empat pilar yang diandalkan BNI untuk mencegah terjadinya fraud. Pertama Pencegahan, kedua Deteksi, ketiga Investigasi dan keempat Pemantauan.
“Khusus untuk pencegahan, kita selalu memberi sosialisasi kepada nasabah untuk menghindari terkena segala bentuk penipuan. Selain itu kita juga melakukan pemantauan dengan mengecek rutin ATM,” kata Baiquni, di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, 30 Maret 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More