Jakarta–Saran disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad terhadap calon Ketua Dewan Komisioner OJK yang baru. Ia menilai ke depan masih terdapat dua tugas rumah yang menjadi prioritas dan harus segera diatasi oleh Ketua DK OJK yang baru.
Dua prioritas tersebut yaitu peningkatan kualitas pengawasan dalam rangka menciptakan stabilitas dan mendorong kontribusi industri keuangan terhadap kebutuhan pembiayaan ekonomi nasional, serta melanjutkan inklusi keuangan.
“Saya kira prioritasnya ada dua, terutama kalau menurut saya tantangan ke luar. Terutama pertumbuhan ekonomi dunia belum terlalu konsisten. Oleh karena itu tentu saja akan ada implikasinya terhadap stabilitas sistem keuangan di Indonesia. Karena OJK berada di very core, tugas pokoknya saya kira yang paling penting adalah bagaimana menjaga stabilitas sistem keuangan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya di Hotel Fairmount Jakarta, Minggu, 4 Juni 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting OJK masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar mekanisme pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek… Read More
Poin Penting Kadin Indonesia mendorong integrasi Asia Pasifik melalui ABAC Meeting I 2026 untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Maybank AM meluncurkan tiga reksa dana baru—MYMONEY, MYGNETS, dan MYHIDIV—untuk memperluas pilihan investasi… Read More
Poin Penting BTN catat laba konsolidasian Rp3,5 triliun pada 2025, naik 16,4 persen yoy, didorong… Read More
Poin Penting BEI menaikkan porsi saham free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen, dengan… Read More
Poin Penting Thomas Djiwandono resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur BI periode 2026–2031 oleh MA, menggantikan… Read More