Jakarta–Saran disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad terhadap calon Ketua Dewan Komisioner OJK yang baru. Ia menilai ke depan masih terdapat dua tugas rumah yang menjadi prioritas dan harus segera diatasi oleh Ketua DK OJK yang baru.
Dua prioritas tersebut yaitu peningkatan kualitas pengawasan dalam rangka menciptakan stabilitas dan mendorong kontribusi industri keuangan terhadap kebutuhan pembiayaan ekonomi nasional, serta melanjutkan inklusi keuangan.
“Saya kira prioritasnya ada dua, terutama kalau menurut saya tantangan ke luar. Terutama pertumbuhan ekonomi dunia belum terlalu konsisten. Oleh karena itu tentu saja akan ada implikasinya terhadap stabilitas sistem keuangan di Indonesia. Karena OJK berada di very core, tugas pokoknya saya kira yang paling penting adalah bagaimana menjaga stabilitas sistem keuangan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya di Hotel Fairmount Jakarta, Minggu, 4 Juni 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting BSI meresmikan Pavilion Bogor bernuansa heritage dan ramah lingkungan sebagai pusat layanan syariah… Read More
Poin Penting BPD Bali menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 9-9,5 persen pada 2026 sesuai rencana… Read More
Poin Penting PT Asuransi Sinar Mas resmi memisahkan unit usaha syariah menjadi entitas baru bernama… Read More
Poin Penting OJK menerbitkan POJK 38 Tahun 2025 yang memberi kewenangan mengajukan gugatan untuk melindungi… Read More
Poin Penting TRIPA dan Bank BPD Bali memperbarui kerja sama bancassurance melalui PKS asuransi kebakaran… Read More
Poin Penting JMA Syariah telah memenuhi bahkan melampaui ekuitas minimum asuransi syariah Rp100 miliar sesuai… Read More