Jakarta–Bank Indonesia (BI) terus mengantisipasi berbagai risiko global yang dapat mengganggu sistem keuangan nasional. Salah satu strategi bank sentral untuk mengantisipasi ketidakpastian global yakni memperkuat bauran kebijakan moneter dan makroprudensial.
Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengatakan, meski perekonomian nasional mulai membaik, namun sejumlah tantangan yang dipicu dari ketidakpastian global masih akan menghampiri Indonesia. Menurutnya ada beberapa strategi untuk mengantisipasi ketidakpastian global.
Pertama, kata dia, yakni dengan memperkuat dan memperluas pengawasan makroprundensial untuk mengidentifikasi sumber tekanan secara dini. Kedua, melakukan identifikasi dan pemantauan risiko sistemik dengan menggunakan balance of system risk.
Strategi ketiga yakni memperkuat menajemen krisis dengan indikator sistem keuangan dan hasil pengawasan sistem keuangan. Kemudian, keempat, mendukung upaya pendalaman pasar keuangan untuk memperkuat sistem keuangan terhadap guncangan. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More
Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Tokio Marine Life dan BAZNAS renovasi 5 rumah di Setiabudi, Jakarta, dengan Rp55… Read More