Jakarta–Bank Indonesia (BI) terus mengantisipasi berbagai risiko global yang dapat mengganggu sistem keuangan nasional. Salah satu strategi bank sentral untuk mengantisipasi ketidakpastian global yakni memperkuat bauran kebijakan moneter dan makroprudensial.
Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengatakan, meski perekonomian nasional mulai membaik, namun sejumlah tantangan yang dipicu dari ketidakpastian global masih akan menghampiri Indonesia. Menurutnya ada beberapa strategi untuk mengantisipasi ketidakpastian global.
Pertama, kata dia, yakni dengan memperkuat dan memperluas pengawasan makroprundensial untuk mengidentifikasi sumber tekanan secara dini. Kedua, melakukan identifikasi dan pemantauan risiko sistemik dengan menggunakan balance of system risk.
Strategi ketiga yakni memperkuat menajemen krisis dengan indikator sistem keuangan dan hasil pengawasan sistem keuangan. Kemudian, keempat, mendukung upaya pendalaman pasar keuangan untuk memperkuat sistem keuangan terhadap guncangan. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More