Ini Jurus BEI Cegah Masyarakat Terjerat Investasi Bodong

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menggaungkan kampanye ‘Aku Investor Saham’ melalui penyelenggaraan acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2024.

Kegitan tersebut merupakan bagian dari peringatan 47 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia yang akan berlangsung pada 7-9 November 2024 mendatang di Main Hall BEI. 

Direktur Utama BEI Iman Rachman menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai investasi di pasar modal dan terhindar dari investasi bodong.

“BEI berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai investasi di pasar modal, serta dapat terhindar dari investasi bodong. Selain itu, sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dapat semakin meningkatkan literasi pasar modal di Indonesia dan membangun pondasi pasar modal yang kokoh,” ucap Iman dalam keterangan resmi di Jakarta, 20 September 2024.

Baca juga : Jurus BEI Bikin Investasi Waran Terstruktur Dilirik Investor

Iman menjelaskan, dalam pelaksanaan Road to CMSE 2024, sampai dengan Rabu (18/9) telah berlangsung sebanyak 79 kegiatan literasi di berbagai daerah di Indonesia yang telah diikuti oleh puluhan ribu peserta dari berbagai latar belakang dan profesi. 

“Beberapa jenis kegiatan yang telah dan akan diselenggarakan dalam rangka Road to CMSE 2024 , yaitu Sekolah Pasar Modal untuk Negeri, Fun Competition seperti salah satunya penyelenggaraan kompetisi e-sport, serta acara pencanangan kegiatan literasi pasar modal yang telah dan akan diikuti oleh puluhan ribu peserta,” imbuhnya.

Baca juga : BI Rate Turun, BEI Harap Nilai Transaksi di Pasar Modal Naik

Lalu, serangkaian kegiatan literasi pasar modal melalui Road to CMSE 2024 bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan acara CMSE 2024 sekaligus pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan yang telah dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Adapun, Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik berharap, dengan kegiatan edukasi dan sosialisasi yang telah dilakukan, masyarakat bisa lebih memahami pentingnya investasi sejak dini yang pada akhirnya mereka bisa merencanakan masa depan finansial yang lebih baik. 

“Dengan upaya yang telah dilakukan, BEI optimis bahwa pasar modal Indonesia akan terus berkembang dan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional,” ujar Jeffrey dalam kesempatan yang sama. (*)

Editor : Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Kebijakan Fiskal Ugal-Ugalan, Apa Tidak Dipikirkan Dampaknya?

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga TEPAT 8 Januari 2026 akhirnya pemerintah melakukan konferensi… Read More

26 mins ago

OJK Setujui Pencabutan Izin Usaha Pindar Milik Astra

Poin Penting OJK menyetujui pencabutan izin usaha pindar Maucash milik Astra secara sukarela, mengakhiri operasional… Read More

45 mins ago

OJK Resmi Bentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital

Poin Penting OJK membentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital yang efektif sejak 1 Januari 2026 untuk… Read More

58 mins ago

Infobank Perbaiki Perhitungan LAR, Rasio Bank BCA Syariah Turun Jadi 5,53 Persen

Poin Penting Infobank melalui birI memperbaiki perhitungan Loan at Risk (LAR) agar sesuai dengan ketentuan… Read More

1 hour ago

OJK Optimistis Kinerja Perbankan Tetap Solid di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kinerja perbankan tetap solid pada 2026, ditopang pertumbuhan kredit, DPK, kualitas… Read More

1 hour ago

Kedudukan dan Otoritas Danantara Pascarevisi Keempat UU BUMN

Oleh Junaedy Gani DARI waktu ke waktu muncul aspirasi tentang keberadaan sebuah Sovereign Wealth Fund… Read More

2 hours ago