Jakarta–Sepak terjang industri perbankan pada tahun ini diproyeksi bakal menghadapi beberapa tantangan. Sebut saja kenaikan suku bunga The Fed dan juga hadirnya industri keuangan baru yang berbasis teknologi. Hal itu akan ikut mewarnai laju kinerja institusi perbankan hingga akhir tahun ini.
Baca juga: Transaksi Digital Banking Jadi Acuan Baru Perbankan
Kepala Departemen Pengembangan Pengawasan dan Manajemen Krisis OJK, Sukarela Batunanggar mengatakan, terdapat empat tantangan utama yang harus dihadapi lembaga perbankan.
Prtama adalah faktor risiko likuiditas. Hal ini berpotensi menjadi masalah lantaran efek Fed Fund rate mampu memicu terjadinya capital outflow yang berakhir pada perginya dana asing. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More
Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More
Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More