Mandiri Bidik Pertumbuhan Transaksi e-Commerce 30%
Jakarta– Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Mandiri mengangkat Riduan sebagai Direktur Commercial Banking. Sebelumnya, Riduan merupakan Senior Executive Vice President Middle Corporate Bank Mandiri.
“Bank Mandiri telah memiliki sistem pengelolaan organisasi yang baik, sehingga pergantian pengurus perseroan tidak akan mempengaruhi kinerja dan dapat terus berinovasi untuk memperkuat bisnis,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo di Plaza Mandiri Jakarta, Senin 7 Januari 2019.
Pria yang akrab disapa Tiko ini menyebut, segmen komersial banking memang menjadi segmen yang terpenting di perseroan. Oleh karena itu, tambah dia, pihaknya masih terus menggenjot segmen tersebut pada tahun 2019 mendatang.
“Komersial banking memang segmen penting di Mandiri. Dan kami harap bisnis komersial banking bisa tumbuh lagi. Jadi ini kami khusus bentuk direkturnya,” ucapnya.
Lebih lanjut dirinya menambahkan, jajaran pengurus juga berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi guna meningkatkan kontribusi dan nilai tambah yang optimal kepada pemerintah dan pemegang saham.
Sebagai informasi, Mandiri tumbuh meyakinkan pada triwulan III-2018. Hingga September 2018, perseroan berhasil mencatat penyaluran kredit sebesar Rp781,1 triliun atau tumbuh sebesar 13,8 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp686,2 triliun. (*)
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More