Poin Penting
- IHSG menguat 2,82 persen sepanjang pekan 15-19 Juni 2026 ke level 6.177,13.
- BBCA menjadi kontributor terbesar penguatan IHSG dengan sumbangan 35,13 poin.
- MORA, BYAN, BRMS, dan CASA turut menjadi motor kenaikan indeks dengan kontribusi signifikan.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini 15-19 Juni 2026 ditutup menguat sebanyak 2,82 persen ke posisi 6.177,13 dari posisi 6.007,65 pada pekan lalu.
Hal itu juga terjadi pada kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) yang juga mengalami peningkatan sebesar 2,51 persen menjadi Rp10.788 triliun dari Rp10.524 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca juga: IHSG Sepekan Menguat 2,82 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.788 Triliun
BBCA Pimpin Kontributor Penguatan IHSG
Dengan pergerakan tersebut, BEI telah merangkum lima saham yang menjadi top leaders atau saham yang mendorong penguatan IHSG pada pekan ini, antara lain:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memberikan 35,13 poin ke IHSG, dengan peningkatan harga saham 6,33 persen
- PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) menyumbang 26,45 poin ke IHSG, dengan kenaikan harga saham 23,32 persen
- PT Bayan Resources Tbk (BYAN) memberikan 20,66 poin ke IHSG, dengan peningkatan harga saham 13,4 persen
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menyumbang kenaikan IHSG 19,51 poin, dengan harga saham yang menguat 24,53 persen
- PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) memberikan 15,49 poin ke IHSG, dengan peningkatan harga saham 19,22 persen.
Aktivitas Perdagangan Masih Melemah
Di samping itu, rata-rata nilai transaksi harian pekan ini mengalami perubahan, yaitu sebesar 1,02 persen menjadi Rp24,81 triliun dari Rp25,06 triliun pada pekan sebelumnya.
Selanjutnya, rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini mengalami perubahan sebesar 5,83 persen menjadi 34,03 miliar lembar saham dari 36,14 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Baca juga: IHSG Ditutup Naik ke 6.177, Saham MORA, MYOR, dan BYAN jadi Top Gainers
Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini turut berubah sebesar 10,33 persen menjadi 2,25 juta kali transaksi dari 2,51 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Adapun, investor asing Jumat lalu (19/6) mencatatkan nilai jual bersih Rp3,19 triliun dan sepanjang tahun 2026, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp68,25 triliun. (*)
Editor: Yulian Saputra


