Kuta–Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menerangkan, bahwa pemerintah memandang infrastruktur di Indonesia sangat tertinggal bila dibanding negara lainnya, seperti China. Hal ini membuat para investor berpikir ulang untuk investasi di Indonesia.
Baca juga: Dorong Infrastruktur, Pemerintah Percepat Revisi PP Tata Ruang
“China, jangan dicontohkan kota besar Beijing atau Shanghai, di sana kota menengah saja sudah punya infrastruktur sangat bagus, kualitas infrastrukturnya sudah melebihi Jakarta,” ujar Bambang, ditemui dalam acara ‘Underwriting Network 2017‘ di The Anvaya Beach Resort Bali, Kuta, Bali, Jumat 10 Maret 2017.
Tidak hanya berhenti di situ saja, lanjut Bambang, minimnya infrastruktur tersebut bisa memberikan pengaruh negatif bagi iklim investasi di negeri tanah air ini. Karena, pelaku investasi ragu masuk dengan infrastruktur yang tidak mendukung, seperti energi dan jalan. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More
Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More
Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More
Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More