Indeks INFOBANK15. Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, 7 Februari 2025, kembali melanjutkan pelemahannya dengan turun sebesar 1,93 persen ke level 6.742,57, setelah dibuka di level 6.875,53.
Meski IHSG melemah, beberapa indeks domestik justru menunjukkan penguatan. IDX30 naik 1,09 persen ke level 406,84, LQ45 menguat 0,93 persen ke 784,88, dan Sri-Kehati meningkat 1,39 persen ke posisi 358,37. Sebaliknya, Jakarta Islamic Index (JII) melemah 1,94 persen menjadi 441,94.
Baca juga: IHSG Melemah 5 Persen Lebih, Berikut Saham-saham Pendorongnya
Sementara itu, indeks INFOBANK15, yang mengukur kinerja harga 15 saham perbankan dengan fundamental kuat dan likuiditas tinggi, justru mencatat kenaikan signifikan sebesar 1,50 persen, menutup pekan di level 1.089,37.
Sehingga, sebagian besar saham bank yang masuk dalam indeks INFOBANK15 mengalami penguatan. Berikut saham-saham yang mencatat kenaikan:
Baca juga: IHSG Sepekan Turun 5,16 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp11.595 Triliun
Di sisi lain, beberapa saham perbankan dalam indeks INFOBANK15 mengalami pelemahan, antara lain:
Baca juga: Dihukum Pasar! BEI Merah Menyala di Tengah Bursa Regional Hijau
Adapun sisanya berakhir ditutup flat yang terlihat dari saham, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) tetap di level Rp920 dan PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) berada di level Rp820. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More
Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More
Poin Penting PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan 36.000 bata interlock presisi untuk pembangunan… Read More
Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More
Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More
Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More