Perbankan

Infobank Banking Mastery Forum 2024: Menghadapi Tantangan Bisnis di Masa Transisi Pemerintahan

Jakarta – Sejumlah pemimpin industri keuangan membahas isu krusial terkait bagaimana menghadapi tantangan dan strategi bisnis, khususnya sektor perbankan di masa transisi pemerintahan baru dalam acara Infobank Banking Mastery Forum 2024 bertajuk ‘How to Navigate Business in Government Transition’, di Shangri-La, Jakarta, Kamis, 29 Agustus 2024.

Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto menekankan pentingnya forum Infobank Banking Mastery Forum 2024 ini sebagai tempat bagi pelaku industri untuk mengeksplorasi apa yang dapat dilakukan di bawah pemerintahan baru.

“Acara ini sebagai wadah diskusi apa yang kita bisa lakukan, di dalam kepemerintahan baru. Apa yang bisa kita lakukan, antisipasi, bagaimana dunia usaha bisa diantisipasi, bagaimana tantangan ini bisa dihadapi, bagaimana tantangan-tantangan perbankan bisa diselesaikan?,” ujarnya.

Baca juga: BI Catat Kredit Perbankan Tumbuh 12,40 Persen di Juli 2024

Eko juga menyoroti kesulitan yang terus berlangsung di sektor perbankan, terutama di Bank Perkreditan Rakyat (BPR), di mana rasio kredit bermasalah (NPL) tetap berada di angka dua digit meskipun tingkat pertumbuhan ekonomi mencapai lima persen.

“Meskipun ada pertumbuhan ekonomi lima persen, tetapi kalau melihat angka NPL BPR, kriteria sedikit diturunkan, karena rata-rata NPL di BPR masih dua digit,” jelas Eko.

Dia juga membahas dampak konsolidasi di sektor perbankan, yang diakuinya akan berdampak signifikan terhadap industri.

“Mengenai konsolidasi, apakah ini akan berpengaruh? Jelas berpengaruh. Minimal jumlah direksinya akan berkurang, komisarisnya juga akan berkurang, karena ada yang memerger paksa. Mudah-mudahan yang memerger paksa ini, tidak insis menghasilkan,” kata Eko.

Baca juga: CSIS Anjurkan Prabowo-Gibran untuk Revisi RAPBN 2025, Ini Alasannya

Terakhir, Eko menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kemajuan industri perbankan di Indonesia meskipun menghadapi berbagai tantangan.

“Dan itu, yang membuat kami ingin terus memperjuangkan perbankan di Indonesia. Apapun risikonya. Sesungguhnya ini adalah untuk kemajuan industri perbankan,” tutupnya.

Infobank Banking Mastery Forum 2024 ini memberikan wawasan tentang bagaimana sektor perbankan dapat beradaptasi dan bertahan di tengah ketidakpastian transisi pemerintahan, serta menekankan pentingnya strategi proaktif dan ketahanan industri. (*) Alfi Salima Puteri

Galih Pratama

Recent Posts

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp127,3 Triliun di Januari 2026

Poin Penting Pemerintah menarik utang baru Rp127,3 triliun per Januari 2026 (15,3 persen target APBN),… Read More

4 mins ago

Kasus Kredit Macet Sritex: Ketika Pasal Karet Jadi “Hantu” Bankir dan Hadang Denyut Nadi Ekonomi

Oleh Mikail Mo, Direktur Research dari The Asian Institute for Law, Economic and Capital Market… Read More

2 hours ago

BNI Ingatkan Nasabah Waspada Modus Phishing Jelang Lebaran

Poin Penting BNI mengingatkan lonjakan transaksi Ramadan dan pencairan THR meningkatkan risiko kejahatan siber, khususnya… Read More

4 hours ago

IHSG Dibuka Menguat 0,52 Persen ke Level 8.280

Poin Penting IHSG dibuka naik 0,52 persen ke 8.323,99 saat pembukaan, didominasi 282 saham menguat.… Read More

5 hours ago

Harga Emas Hari Ini (25/2): Galeri24 dan UBS Kompak Naik, Antam Anjlok

Poin Penting Harga emas Galeri24 di Pegadaian naik Rp22.000 menjadi Rp3.085.000 per gram pada 25… Read More

5 hours ago

IHSG Berpotensi Kembali Melemah di Rentang 8.200-8.250

Poin Penting IHSG (25/2) diproyeksi melanjutkan pelemahan dengan menguji support di level 8.200–8.250, meski rebound… Read More

5 hours ago