Keuangan

Influencer Ini Ingatkan Jangan Tergiur Bunga Rendah Pinjol

Jakarta – Saat ini penyedia pinjaman online (pinjol) begitu menjamur di Indonesia, mulai dari yang berizin dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga pinjol ilegal. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang menawarkan pinjaman dengan bunga yang sangat rendah untuk menggaet para nasabah.

Influencer sekaligus Investment Storyteller, Felicia Putri Tjiasaka mengatakan, bunga yang rendah tersebut merupakan salah satu strategi penyelenggara pinjol untuk menarik masyarakat. Namun dibalik itu, ada biaya-biaya lainnya yang dinaikan seperti biaya admin dan layanan. Sehingga jika diakumulasi, uang yang harus dibayar konsumen di luar pokok tetap terbilang besar.

“Aku coba download salah satu aplikasi pinjol dan coba pinjam Rp1,2 juta dengan tenor 22 hari. 22 hari kemudian yang harus aku bayar Rp1,4 juta. Jika di breakdown bunganya hanya 0,2% yang terhitung agak rendah, namun di lain sisi dia membesarkan biaya-biaya lainnya seperti biaya admin, biaya penanganan, dan lainnya. Jadi, memang sengaja dikecilin bunganya, tapi dibesarkan di biaya-biaya lainnya,” katanya dalam sebuah webinar, Jumat, 11 Februari 2022.

Felicia menghimbau agar masyarakat lebih aware melihat hal-hal seperti ini. Sebaiknya juga masyarakat tidak hanya melihat dari segi bunga. Tapi memperhitungkan, biaya-biaya lainnya di luar biaya bunga.

“Angka-angka seperti ini kan yang mungkin masyarakat yang meminjam itu kurang literasi. Mereka gak tahu secara detail presentasenya, yang penting mereka tahunya bayar berapa ribu deh. Misalnya kalau minjam Rp100 ribu dengan bunga Rp10 ribu per hari itu kecil, tapi sebenarnya kalau dipresentasikan kan besar. Hal ini yang perlu konsisten kita edukasi ke masyarakat agar mereka bisa tahu jika ini mahal atau murah, mencekek nggak sih untuk kehidupan mereka,” ujarnya. (*) Bagus Kasanjanu

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

8 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

9 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

10 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

10 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

10 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

11 hours ago