Jakarta – CEO Asia Standard Chartered, Benjamin Hung mengungkapkan di masa pandemi sekarang terdapat kesenjangan pemulihan antar sektor industri keuangan. Menurutnya, ada banyak industri yang mengalami pemulihan berbentuk K, tentunya terdapat pemenang dan pecundang dalam pola pemulihan ini.
“Saya melihat banyak industri yang mengalami pemulihan berbentuk K. Ada yang pulih dengan sangat baik, ada pula yang pulih dengan sangat buruk. Mereka yang bisa beradaptasi dengan cepat, itulah yang jadi pemenang,” jelas Benjamin pada keterangan virtualnya, 21 Oktober 2021.
Lebih jauh, ia menuturkan, industri yang mampu memberikan layanan cepat, digital, dan inklusif akan jadi pemenang. Adapun contoh dari industri yang memiliki ciri-ciri ini adalah industri e-commerce dan layanan pesan antar makanan atau kebutuhan sembako.
Benjamin juga mengingatkan para investor untuk mulai mempertimbangkan model bisnis digital semacam ini. Model bisnis digital pasca-pandemi dinilai akan selaras dengan para konsumen yang menghendaki layanan cepat, mudah, dan praktis. (*)
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More