Jakarta – Indosat Ooredoo dan Modalku melakukan kerja sama dalam rangka memberikan pengguna Indosat akses yang lebih luas terhadap produk keuangan berbasis teknologi digital. Kedua belah pihak akan menawarkan produk layanan finansial kepada pelanggan untuk memudahkan transaksi keuangan.
CEO Modalku Reynold Wijaya mengatakan, dengan adanya kerja sama Indosat Ooredoo ini diharapkan dapat memajukan teknologi finansial di Indonesia dan membentuk dunia keuangan yang lebih inklusif. Kerja sama ini akan memaksimalkan kegiatan peer-to-peer lending Modalku di Indonesia.
(Baca juga : Co Branding Card Indosat Gandeng Bank China)
Produk peer-to-peer lending Modalku dapat mengisi kebutuhan para pencari alternatif investasi yang merasa bahwa instrumen yang ada kurang cocok bagi mereka. Dengan membuka akses layanan keuangan bagi penduduk Indonesia, Modalku dan Indosat berharap dapat mendorong inklusi keuangan.
“Rencana kami ke depannya adalah memperbanyak pengguna produk teknologi finansial. Potensi pemanfaatan teknologi finansial di pasar Indonesia sangat besar,” ujar Reynold, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 23 November 2016.
Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan bahwa pengguna internet di Indonesia mencapai 132,7 juta penduduk. Data juga menunjukkan bahwa hampir 73% dari traffic internet Indonesia sekarang dilakukan lewat mobile devices dan tablet, bandingkan dengan laptop dan desktop yang hanya mendapatkan bagian sekitar 28%.
“Layanan keuangan pun harus mengikuti perkembangan teknologi, karena tren yang ada menunjukkan bahwa masyarakat ingin melakukan segalanya secara digital, termasuk transaksi keuangan,” tambah Director of Digital Marketing Modalku, Alexander Christian.
Modalku merupakan salah satu platform peer-to-peer lending (pinjam meminjam langsung) terbesar di Asia Tenggara dan telah beroperasi di Singapura, Indonesia, dan Malaysia. Berkat Modalku, UKM Indonesia dapat menerima pendanaan secara langsung dari pemberi pinjaman, baik individu maupun lembaga keuangan.
(Baca juga : Indosat Masih Merugi Rp131 Triliun di 2015)
Sejak diluncurkan Januari 2016, Modalku telah memfasilitasi pinjaman jangka pendek sekitar Rp 30 miliar bagi hampir 100 UKM Indonesia, sekaligus menawarkan tingkat pengembalian di atas bunga deposito ataupun obligasi bagi para pemberi pinjaman. Sampai dengan saat ini, Modalku mampu mempertahankan rekor pembayaran cicilan 100% dan tingkat kredit macet 0%. (*)




