Jakarta–Dalam rangka mendukung penerapan good governance, para praktisi bersepakat membentuk asosiasi yang akan memfasilitasi para profesional berbagi informasi, pengetahuan dan kompetensi serta membangun jejaring yang untuk meningkatkan profesionalisme, dengan nama Indonesian Governance Professionals Association (IGPA).
Keanggotaan IGPA berasal dari praktisi dan profesional yang bekerja di korporasi termasuk BUMN, perusahaan swasta, perusahaan terbuka (Tbk) dari berbagai industri, profesional di bidang pemerintahan dan kelembagaan publik, profesional dari lembaga riset, serta para akademisi dan praktisi governance lainnya.
Pada acara pembentukan asosiasi ini, peserta secara aklamasi menunjuk pengurus inti yaitu Hendy Fakhruddin sebagai Ketua Umum dan Dian Adhitama sebagai Sekretaris Umum sebagai formatur yang akan selanjutnya membentuk kepengurusan secara utuh serta melengkapi persyaratan legal asosiasi profesi.
Menurut Ketua IGPA, Hendy Fakhruddin, pembentukan IGPA ini dilatarbelakangi adanya kebutuhan semua organisasi baik korporasi maupun lembaga publik akan tata kelola (governance) baik. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More