Korporasi menerapkan tata kelola agar mampu menghasilkan kinerja dan memacu pertumbuhan bisnis sesuai dengan ekspektasi pemegang saham dan pemangku kepentingan, sedangkan lembaga publik agar mampu menghasilkan kinerja dan layanan publik sesuai dengan ekspektasi pemberi mandat dan kepercayaan pemangku kepentingan.
“Good Corporate Governance (GCG) dan Good Public Governance diyakini mampu meningkatkan kinerja dan keunggulan daya saing secara berkelanjutan,” kata Hendy
IGPA didirikan dengan tujuan meningkatkan jati diri profesi governance melalui berbagai aktivitas yang akan meningkatkan kompetensi (skill, knowledge, attitude) para praktisi governance sehingga mampu berkontribusi efektif dan ekselen bagi penerapan governance baik pada ranah corporate governance maupun public governance.
“Selain itu, IGPA juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan integritas keilmuan bidang governance yang akan mendorong pemahaman, pengakuan, dan kontribusi profesi governance dalam pembangunan ekosistem governance yang kondusif, efektif, dan partisipatif,” pungkas Hendy. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More
Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More
Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wamenkeu untuk sisa masa jabatan 2024–2029 melalui Keppres… Read More