Diding S. Anwar: UMKM perlu didukung. (Foto: Istimewa).
Ada dua agenda besar yang akan digelar dalam seminar internasional penjaminan kredit ini. Enam belas negara anggota ACSIC dipastikan hadir. Muhammad A Jauhari
Bali–Tahun ini, Indonesia jadi tuan rumah konferensi anggota Asian Credit Supplementation Institution Confederation (ACSIC) ke-28. Acara ini rencananya bakal digelar di Pulau Dewata, Bali, pada 15-20 Nopember 2015. Sementara yang akan bertindak sebagai operator acara adalah Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo).
Ketua Asippindo, Diding S Anwar mengatakan, ada dua agenda besar yang bakal dilaksanakan dalam even akbar di Pulau Dewata itu. Pertama, Seminar Internasional Penjaminan Kredit (Interntional Seminar on Credit Guarantee) dan kedua, Konferensi ke-28 Asian Credit Supplementation Institution Confederation (ACSIC): The 28th ACSIC Conference.
Asippindo rencananya akan mengundang sedikitnya 200 negara yang memiliki institusi penjaminan. Namun, tambah Diding, akan ada 16 anggota ACSIC jadi prioritas negara yang bakal diundang. “Kami tengah bekerja keras mempersiapkan acara. Setiap orang serius mengambil peran dan tanggung jawabnya demi kesuksesan acara ini” ujar Diding saat rapat koordinasi bersama anggota Asippindo, di Sovereign Hotel, Bali, Jumat (02/10/2015).
Sejauh ini, ada sekitar 20 anggota Asippindo turut berpartisipasi dalam perhelatan besar ini. “Mereka semua hadir dalam rapat koordinasi di Bali, diwakili pimpinan tertinggi masing-masing” imbuhnya.
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More