Moneter dan Fiskal

Indeks Keyakinan Konsumen Naik Tipis pada Juli 2025

Jakarta – Bank Indonesia (BI) melaporkan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi sedikit meningkat. Pada Juli 2025 Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 118,1, lebih tinggi dari IKK bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 117,8.

Berdasarkan Survei Konsumen yang diterbitkan BI, optimisme konsumen pada Juli 2025 bersumber dari keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini yang tetap terjaga dan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan yang meningkat.

Hal itu tecermin dari Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) saat ini, sebesar 106,6, relatif stabil dibandingkan dengan 106,7 pada bulan sebelumnya.

Baca juga: Survei BI: Indeks Keyakinan Konsumen Naik Tipis pada April 2025

Terjaganya IKE bersumber dari komponen Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/ Durable Goods (IPDG) yang tercatat di level optimis masing-masing sebesar 117,8 dan 106,6.

IKLK Meningkat

Sementara itu, Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) meningkat menjadi sebesar 95,3, meskipun masih berada di level pesimis.

Selanjutnya, persepsi responden terhadap ketersediaan lapangan pekerjaan saat ini mengalami perbaikan meski masih berada di zona pesimis.

Persepsi responden kelompok pendidikan Akademi/Diploma dan Pascasarjana membaik dan berada di zona optimis, sedangkan kelompok pendidikan SMA dan Sarjana masih pesimis.

Berdasarkan kelompok usia, seluruh responden masih pesimis terhadap ketersediaan lapangan kerja saat ini, kecuali kelompok usia 31-40 tahun.

Baca juga: Sri Mulyani Irit Bicara Ditanya soal Keyakinan Konsumen yang Menurun 3 Bulan Beruntun

Sementara, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan diprakirakan meningkat.

Hal itu tecermin dari IEK Juli 2025 sebesar 129,6, lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 128,9.

Peningkatan IEK Juli 2025 didukung oleh Indeks Ekspektasi Penghasilan (IEP) dan Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja (IEKLK) tercatat masing-masing sebesar 136,4 dan 125,0, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya sebesar 133,2 dan 124,1.

IEKU di Level Optimis

Sementara itu, Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha (IEKU) tercatat di level optimis sebesar 127,5, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 124,1.

Selanjutnya, prakiraan konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja pada enam bulan mendatang tercatat meningkat pada tingkat SMA dengan indeks sebesar 121,3.

Berdasarkan kelompok usia, ekspektasi ketersediaan lapangan kerja tetap berada di level optimis dan meningkat, kecuali kelompok usia 51-60 tahun dan >60 tahun yang menurun menjadi 113,8 dan 113,4. 

Lebih lanjut, Pada Juli 2025, rata-rata proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi (average propensity to consume ratio) tercatat sebesar 75,4 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan proporsi pada bulan sebelumnya, yaitu sebesar 75,1 persen.

Baca juga: Ekonomi Digital RI Diproyeksi Sumbang 5 Persen PDB pada 2030

Sementara itu, proporsi pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) sebesar 13,7 persen, lebih rendah dibandingkan dengan proporsi pada bulan sebelumnya sebesar 14,1 persen. Lebih lanjut, proporsi pembayaran cicilan/utang (debt to income ratio) pada Juli 2025 relatif stabil sebesar 10,9 persen.

Di sisi lain, proporsi konsumsi terhadap pendapatan terindikasi meningkat pada sebagian besar kelompok pengeluaran, terutama Rp1 juta-Rp2 juta (78,4 persen).

Sementara itu, porsi pendapatan yang ditabung mengalami penurunan terutama pada kelompok pengeluaran Rp3,1-4 juta menjadi sebesar 13,7 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Bos Danantara Bantah Isu Perombakan Direksi Himbara

Poin Penting CEO Danantara Rosan Roeslani menegaskan hingga saat ini tidak ada pembahasan terkait rencana… Read More

2 hours ago

Purbaya Yakin IHSG Senin Pekan Depan Dibuka Tanpa Gejolak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa meyakini pembukaan IHSG pekan depan tidak terganggu meski sejumlah… Read More

2 hours ago

OJK–BEI Siap Berunding dengan MSCI Senin (2/2), Transparansi Free Float Jadi Fokus

Poin Penting BEI dan OJK dijadwalkan bertemu MSCI secara daring pada 2 Februari 2026 untuk… Read More

3 hours ago

Pengumuman Penunjukan Ketua dan Wakil Ketua DK OJK

Selain itu diumumkan juga penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota DK OJK Pengganti Ketua dan… Read More

3 hours ago

Pjs Dirut BEI Pengganti Iman Rachman Diumumkan Senin Pekan Depan

Poin Penting BEI akan mengumumkan Pjs Direktur Utama sebelum perdagangan Senin, 2 Februari 2026, setelah… Read More

3 hours ago

Pesan Khusus Prabowo ke Investor Pasar Modal usai IHSG Babak Belur

Poin Penting Tidak ada kekosongan kepemimpinan di BEI dan pengawasan keuangan, karena PJS yang ditunjuk… Read More

3 hours ago