Moneter dan Fiskal

Indeks Harga Perdagangan Besar Melonjak di Juli 2023

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) secara nasional mengalami peningkatan sebesar 0,16% pada Juli 2023. Adapun, tingkat IHPB tahun ke tahun (Juli 2023 terhadap Juli 2022) sebesar 3,56% dan IHPB tahun kalender (Juli 2023 terhadap Desember 2022) sebesar 1,79%.

“Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada sektor pertanian sebesar 0,44% mtm. Kemudian, sektor industri sebesar 0,11%. Sedangkan, sektor pertambangan dan penggalian turun sebesar -0,57% mtm,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, Selasa, 1 Agustus 2023.

Sedangkan, IHPB konstruksi pada Juli 2023 mengalami inflasi sebesar 0,18% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Adapun, tingkat IHPB kontruksi tahun ke tahun (Juli 2023 terhadap Juli 2022) sebesar 2,82% dan IHPB konstruksi tahun kalender (Juli 2023 terhadap Desember 2022) sebesar -0,24%.

Baca juga: Survei BI: Optimisme Konsumen Menurun

“Pada Juli 2023 secara bulanan hampir semua kelompok jenis bangunan mengalami inflasi, kecuali kelompok bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal, serta kelompok bangunan lainnya,” jelasnya.

Dia merinci, inflasi terdalam IHPB bangunan/konstruksi didorong oleh kelompok bangunan pekerjaan umum untuk jalan, jembatan, dan pelabuhan sebesar 0,48% mtm.

Kemudian disusul dengan bangunan pekerjaan umum untuk jalan, jembatan, dan pelabuhan sebesar 0,48%. Sedangkan, kelompok bangunan pekerjaan umum untuk pertanian mengalami inflasi sebesar 0,03%

“Komoditas bahan bangunan yang mengalami perubahan indeks harga pada Juli 2023 antara lain, aspal sebesar 1,62% dengan andil 0,12%. Kemudian, solar bangunan 1,37% dengan andil 0,07%, serta pasir 0,51% dengan andil 0,05%,” ungkapnya.

Sedangkan, komoditas yang mengalami penurunan yaitu semen -0,20% dengan andil -0,03%, besi beton turun -0,15% dengan andil -0,02%, serta paku, mur, dan sejenisnya -1,19% dengan andil -0,01%. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Peluncuran Produk GEN Syariah Perlindungan Aman

Generali Indonesia resmi luncurkan GEN Syariah Perlindungan Aman, yang merupakan produk perlindungan jiwa berbasis syariah… Read More

1 hour ago

Jurus Jenius Genjot Transaksi di Momen Libur Panjang

Poin Penting Momentum libur panjang mendorong lonjakan transaksi digital, terutama pembelian tiket, hotel, dan ritel,… Read More

12 hours ago

Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, OJK Beberkan Dampaknya ke Pasar Keuangan RI

Poin Penting OJK memetakan tiga risiko konflik AS-Israel vs Iran: lonjakan harga minyak, kenaikan inflasi… Read More

12 hours ago

Industri Multifinance Salurkan Pembiayaan Rp508,27 Triliun per Januari 2026

Poin Penting Pembiayaan multifinance capai Rp508,27 triliun per Januari 2026, tumbuh 0,78% yoy, dengan NPF… Read More

13 hours ago

OJK Restrukturisasi Kredit Rp12,6 Triliun untuk Debitur Terdampak Bencana Sumatra

Poin Penting OJK merestrukturisasi kredit Rp12,6 triliun untuk 246.000 rekening debitur terdampak banjir dan longsor… Read More

13 hours ago

DBS Indonesia Rekomendasikan Aset Riil hingga Saham Asia untuk Hadapi Tekanan Global 2026

Poin Penting Diversifikasi jadi kunci hadapi tekanan global 2026, dengan mengombinasikan aset riil, emas, kredit… Read More

13 hours ago