Indef: Gara-Gara Kenaikan BBM, Konsumsi Rumah Tangga Melambat di Kuartal III

Indef: Gara-Gara Kenaikan BBM, Konsumsi Rumah Tangga Melambat di Kuartal III

BBM non subsidi
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada kuartal III-2022 penyumbang utama pertumbuhan ekonomi 5,72% yaitu masih di dominasi oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh sebesar 5,39%, meski melambat dibandingkan dengan kuartal II-2022 yang sebesar 5,51%.

Nailul Huda Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mengatakan, perlambatan tingkat konsumsi tersebut salah satunya disebabkan karena dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada September 2022 lalu.

“Impact dari adanya kenaikan BBM mulai terlihat dari ekspektasi konsumsi yang melambat dan pergerakan masyarakat pasca penetapan harga BBM,” ungkap Nailul kepada dikutip Infobank, Selasa, 8 November 2022.

Lebih lanjut, dirinya memperkirakan dampak dari kenaikan harga BBM akan terasa di kuartal IV-2022. Untuk itu, pengendalian inflasi sangat penting untuk mengantisipasi nilai inflasi yang tinggi akibat dampak dari kenaikan BBM.

“Pengaruh kenaikan harga BBM akan terasa di kuartal IV-2022 karena kuartal III-2022 kan dimulai dari Juli-September,” jelasnya.

Selain itu, dia menambahkan, bahwa di kuartal IV-2022 juga akan mulai terasa efek dari kenaikan suku bunga, ini juga yang bisa berdampak pada penurunan investasi dan kenaikan pengangguran di awal tahun 2023. (*) Irawati

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]