Indah Kiat Sepakat Tebar Dividen Rp50 per Lembar Saham

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPST) PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), Rabu, 19 Juni 2024, sepakat membagikan dividen senilai Rp50 per lembar saham.

Para pemegang saham INKP telah menyetujui penggunaan laba bersih yang akan dibagikan sebagai dividen tunai sebesar USD16,83 juta atau setara dengan Rp273,54 miliar dan nominal dividen senilai Rp50 per lembar saham.

Baca juga: Moratelindo Absen Bagi Dividen, Laba Ditahan untuk Ekspansi Bisnis

“Sebesar Rp273,54 miliar atau setara dengan USD16,83 juta pada kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada 31 Mei 2024 untuk dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham atau dividen tunai per lembar saham adalah sebesar Rp50 per saham,” tulis manajemen dalam keterangan tertulis di Jakarta, 19 Juni 2024.

Selain itu, sebagian dari laba bersih telah ditetapkan sebagai cadangan Perseroan sebanyak USD10 juta atau setara dengan Rp162,53 miliar dan sisa laba bersih setelah pajak akan dimasukkan sebagai saldo laba atau retained earnings (RE).

Baca juga: Sunindo Pratama (SUNI) Sepakat Tebar Dividen Rp11 Miliar, Simak Jadwal Lengkapnya

Sementara, pada laporan keuangan tahun 2023, INKP mencatat perolehan laba bersih sebesar USD411,46 juta atau angka tersebut turun 52,00 persen dari tahun sebelumnya yang tercatat USD857,5 juta.

Selain itu, untuk periode tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2024, INKP turut mencatatkan penurunan laba bersih konsolidasian sebanyak 1,8 persen menjadi USD130,8 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai USD133,2 juta. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BTN Beberkan Tiga Pilar Transformasi Layanan, Apa Saja?

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More

50 mins ago

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

5 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

9 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

10 hours ago

Rosan Dapat Pesan Khusus Prabowo soal Pengembangan Ekonomi Syariah

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More

10 hours ago

Klaim Asuransi Kesehatan Naik 9,1 Persen Jadi Rp26,74 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More

10 hours ago