Incar Laba Bersih 110%, Begini Strategi Data Sinergitama (ELIT)

Jakarta – PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) sebagai perusahaan penyedia layanan managed service di bidang teknologi informasi, khususnya teknologi pusat data virtual atau cloud, menargetkan laba bersih perusahaan akan meningkat 110% di 2023.

Direktur Utama ELIT, Kresna Adiprawira, mengaku optimis laba bersih di tahun 2023 akan menyentuh Rp21 miliar dari realisasi laba bersih pada tahun sebelumnya yang tercatat Rp9,64 miliar.

“Performa bisnis tahun 2022 memberikan sinyal positif terhadap prospek usaha yang dijalani Perseroan. Dengan sejumlah katalis pendukung, seperti di antaranya pertumbuhan cloud computing (komputasi awan) yang kini telah menjadi tren utama dalam bidang teknologi informasi di Indonesia,” ucap Kresna dalam Public Expose di Jakarta, 24 Mei 2023.

Baca juga: Data Sinergitama (ELIT) Raup Laba Bersih Rp3,81 M di Q1-2023

Sementara itu, untuk pendapatan usaha tahun 2023 ditargetkan menjadi Rp248 miliar atau tumbuh 39% dari realisasi pendapatan tahun sebelumnya yang tercatat Rp178,62 miliar.

“Perseroan juga terus meningkatkan target pendapatan, perolehan kontrak baru, dan kinerja keuangan Perseroan di tahun 2023 serta strategi lainnya yang akan dilakukan dalam menghadapi peluang di masa datang,” imbuhnya.

Kemudian, strategi untuk ekspansi bisnis juga akan dilakukan di tahun 2023 dengan analisis yang fundamental mengenai kesesuaian peluang tersebut terhadap kompetensi dan kapasitas perusahaan saat ini.

Adapun, Kresna menilai pertumbuhan ekonomi digital yang pesat, ditambah jumlah populasi Indonesia yang mencapai 275 juta jiwa dan terbesar di Asia Tenggara, merupakan suatu potensi besar bagi industri data center di Indonesia.

“Melihat besarnya potensi tersebut ke depannya Perseroan dapat menjadi salah satu leading company yang patut diperhitungkan baik di tingkat nasional maupun global,” ujar Kresna. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

4 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

5 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

5 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

6 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

7 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

8 hours ago