Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Jumat, 15 Agustus 2025, berbalik ditutup turun ke level 7.926,45 dari posisi 7.931,25 atau melemah 0,06 persen, setelah sempat menyentuh level 8.000.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 33,19 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,19 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp23,65 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 378 saham terkoreksi, sebanyak 230 saham menguat dan sebanyak 189 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Cetak Rekor Baru! IHSG Tembus Level 8.000 Saat Prabowo Pidato Kenegaraan
Meski demikian, mayoritas sektor juga mengalami pelemahan, dengan sektor infrastruktur turun 1,77 persen, sektor industrial merosot 0,78 persen, sektor bahan baku melemah 0,66 persen, sektor energi turun 0,47 persen.
Serta, sektor properti merosot 0,43 persen, sektor non-siklikal melemah 0,35 persen, sektor transportasi turun 0,22 persen, dan sektor keuangan merosot 0,10 persen.
Kemudian, sektor sisanya mengalami penguatan, dengan sektor teknologi naik 3,75 persen, sektor siklikal meningkat 0,24 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,14 persen.
Baca juga: IHSG Dibuka di Zona Hijau, Semakin Dekati Level 8.000
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat, dengan Nikkei 225 Index Tokyo naik 1,48 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,47 persen. Sedangkan, Hang Seng Index merosot 1,22 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Awaldi, Pemerhati SDM Bank dan Consulting Director Mercer Indonesia HUBUNGAN romantis nyaris tidak pernah runtuh… Read More
Poin Penting Spin-off UUS memasuki fase krusial menjelang tenggat akhir 2026 sesuai POJK No.11/2023, dengan… Read More
Poin Penting KPK menggelar OTT di Kanwil DJP Jakarta Utara, mengamankan delapan orang beserta barang… Read More
Komisi Kejaksaan Republik Indonesia mencatat telah menangani 29 perkara yang menarik perhatian publik sepanjang 2025.… Read More
Poin Penting Adira Finance Syariah meluncurkan Hasanah, produk pembiayaan Haji Plus berbasis prinsip syariah untuk… Read More
Poin Penting Loyalitas nasabah jadi kunci daya saing BPR, dengan dua faktor utama: kenyamanan layanan… Read More