Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, 22 Januari 2025, ditutup dengan melanjutkan penguatannya di level 7.250,05 atau naik 0,95 persen dari posisi pembukaan di level 7.181,82.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 9,74 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 781 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp9,74 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 279 saham terkoreksi, sebanyak 287 saham menguat dan sebanyak 234 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Dibuka Bergairah Lagi! Naik 0,70 Persen ke Level 7.231
Lalu mayoritas sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor infrastruktur naik 1,78 persen, sektor non-siklikal menguat 1,41 persen, sektor industrial meningkat 0,73 persen, dan sektor energi naik 0,67 persen.
Berikutnya sektor bahan baku menguat 0,65 persen, sektor siklikal meningkat 0,62 persen, dan sektor keuangan naik 0,36 persen.
Sementara, sektor sisanya melemah, terlihat dari sektor properti merosot 0,70 persen, sektor kesehatan turun 0,29 persen, sektor teknologi melemah 0,24 persen, dan sektor transportasi merosot 0,12 persen.
Baca juga: IHSG Berpotensi Menguat, Saham BRIS, EMTK, ANTM, dan BREN Masuk Radar Cuan
Adapun indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah dengan Hang Seng Index Hong Kong turun 1,50 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai melemah 0,86 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo menguat 1,79 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Menkeu Purbaya menilai OTT pegawai pajak dan bea cukai sebagai terapi kejut agar… Read More
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More
Poin Penting OJK menegaskan KUB BPD sebagai strategi utama untuk memperkuat peran BPD dalam pembiayaan… Read More
Oleh Awaldi, Pemerhati SDM Bank dan Consulting Director Mercer Indonesia SEJAK akhir tahun kemarin, Otoritas… Read More
Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More
Poin Penting Mochamad Andy Arslan Djunaid resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Asuransi… Read More