Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Pasar saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (12/6) ditutup merosot ke level 7.210,96 dari dibuka pada level 7.222,45 atau turun 0,16 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 17,08 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 810 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,44 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 286 saham terkoreksi, sebanyak 292 saham menguat dan sebanyak 224 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: BTPN Syariah Mau Buyback Saham, Segini Dana yang Disiapkan
Selanjutnya, mayoritas sektor juga mengalami pelemahan. Ini tercermin dari sektor teknologi yang turun 1,15 persen, sektor infrastruktur merosot 0,57 persen, sektor kesehatan melemah 0,43 persen, dan sektor non-siklikal turun 0,41 persen.
Selanjutnya, sektor bahan baku merosot 0,27 persen, sektor industrial melemah 0,18 persen, dan sektor keuangan turun 0,13 persen.
Baca juga:;RUPS Erajaya Swasembada (ERAA) Sepakat Tebar Dividen Rp19 per Saham
Sementara itu, sektor sisanya menguat. Rinciannya, sektor transportasi naik 0,95 persen, sektor siklikal meningkat 0,47 persen, sektor energi menguat 0,18 persen, dan sektor properti naik 0,17 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak melemah, dengan Hang Seng Index turun 0,87 persen, Shanghai Composite Index Shanghai merosot 0,12 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo melemah 0,61 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Diskon iuran 50 persen JKK–JKM diberikan pemerintah bagi pekerja BPU sektor transportasi (ojol,… Read More
Poin Penting KADIN membuka 1.000 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar SPPG sebagai dukungan… Read More
Poin Penting Pemerintah masih menggunakan BBM B40 pada 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo, sambil melanjutkan… Read More
Poin Penting Skema Back to Back Loan memungkinkan nasabah memperoleh dana tunai dengan menjaminkan deposito… Read More
Poin Penting Kredit UMKM masih turun 0,64 persen per November 2025 akibat tekanan ekonomi global… Read More
Poin Penting OJK menilai perkembangan AI di 2026 menjadi peluang strategis bagi industri modal ventura,… Read More