Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu, 12 Februari 2025, ditutup bertahan di zona hijau ke level 6.574,81 atau menguat 0,66 persen dari dibuka di level 6.531,99.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 8,32 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 682 ribu kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,18 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 249 saham terkoreksi, sebanyak 303 saham menguat dan sebanyak 230 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Pagi Ini Berhasil Rebound, Menguat 0,27 Persen ke Level 6.549
Selanjutnya, hampir seluruh sektor turut menguat. Antara lain sektor infrastruktur naik 2,11 persen, sektor teknologi meningkat 1,46 persen, sektor kesehatan menguat 0,61 persen, sektor industrial naik 0,55 persen, dan sektor siklikal meningkat 0,54 persen.
Begitu pula dengan sektor non-siklikal menguat 0,48 persen, sektor properti naik 0,47 persen, sektor transportasi meningkat 0,36 persen, sektor keuangan menguat 0,33 persen, dan sektor energi naik 0,30 persen.
Sementara itu, hanya sektor bahan baku yang melemah sebanyak 0,25 persen, ditopang oleh penurunan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebanyak 0,71 persen.
Baca juga: Buyback Saham BRI Bukan karena Koreksi IHSG, Ini Penjelasannya
Adapun indeks-indeks bursa Asia kompak menguat. Di antaranya yaitu Hang Seng Index Hong Kong naik 1,54 persen, Shanghai Composite Index Shanghai meningkat 0,01 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo menguat 0,30 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More