Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Senin, 5 Mei 2025, kembali ditutup menghijau ke level 6.851,54 dari posisi pembukaan di level 6.815,73 atau menguat 0,53 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 13,05 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 698 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,69 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 246 saham terkoreksi, sebanyak 315 saham menguat dan sebanyak 235 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat 0,38 Persen ke Level 6.841
Lalu mayoritas sektor turut mengalami penguatan, dengan sektor bahan baku naik 1,41 persen, sektor siklikal meningkat 1,01 persen, sektor energi menguat 0,73 persen, sektor infrastruktur dan sektor non-siklikal naik 0,68 persen.
Serta sektor properti meningkat 0,35 persen, sektor transportasi menguat 0,27 persen, sektor keuangan naik 0,20 persen, dan sektor industrial meningkat 0,12 persen.
Sedangkan, sektor sisanya melemah, terlihat dari sektor kesehatan turun 0,64 persen dan sektor teknologi merosot 0,23 persen.
Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Cek 4 Rekomendasi Saham Berikut
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas hijau, dengan Nikkei 225 Index Tokyo naik 1,04 persen dan Hang Seng Index Hong Kong meningkat 1,74 persen. Sedangkan, Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,23 persen. (*)
Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More
Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More
Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More
Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More