Dua orang pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa, 11 Maret 2025, bertahan ditutup melemah ke level 6.538,18 dari dibuka pada level 6.598,21 atau merosot 0,91 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 10,77 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 632 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,21 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 443 saham terkoreksi, sebanyak 154 saham menguat dan sebanyak 192 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Terseret Sentimen Negatif, Ini Deretan Faktor Pemicunya
Selanjutnya, hampir seluruh sektor turut mengalami pelemahan, dengan sektor bahan baku turun 3,24 persen, sektor siklikal merosot 2,84 persen, sektor energi melemah 2,03 persen, sektor non-siklikal turun 2,02 persen, dan sektor properti merosot 1,39 persen.
Lalu sektor infrastruktur merosot 1,24 persen, sektor kesehatan turun 1,12 persen, sektor transportasi melemah 1,03 persen, sektor keuangan turun 0,87 persen, dan sektor industrial merosot 0,83 persen.
Sementara itu, hanya sektor teknologi yang menguat sebanyak 3,79 persen, ditopang oleh naiknya saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) sebesar 5,16 persen.
Baca juga: IHSG Kembali Dibuka Merosot 1,45 Persen ke Level 6.502
Adapun indeks-indeks bursa Asia kompak melemah, dengan Hang Seng Index Hong Kong melemah 0,96 persen, Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,40 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo merosot 0,40 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More
Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More
Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More