Market Update

IHSG Sesi I Ditutup Bertahan Menghijau pada Level 9.060

Poin Penting

  • IHSG sesi I ditutup menguat 0,55% ke level 9.060,05, dengan nilai transaksi mencapai Rp19,25 triliun dan mayoritas saham bergerak positif.
  • Mayoritas sektor menguat, dipimpin sektor non-siklikal dan infrastruktur, sementara sektor teknologi, industrial, dan keuangan masih melemah.
  • Bursa Asia mayoritas bergerak melemah, kecuali Nikkei 225 Jepang yang menguat lebih dari 2 persen.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Kamis (22/1), ditutup di zona hijau pada level 9.060,05 atau menguat 0,55 persen dari posisi pembukaan di 9.010,33.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 41,16 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,39 juta kali, dan total nilai transaksi tercatat mencapai Rp19,25 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 260 saham terkoreksi, sebanyak 423 saham menguat dan sebanyak 118 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Dibuka Menguat 0,39 Persen ke Level 9.045

Lebih lanjut, mayoritas sektor ikut menguat, dipimpin oleh sektor non-siklikal yang naik 1,59 persen, sektor infrastruktur meningkat 1,55 persen, sektor siklikal menguat 0,78 persen, dan sektor kesehatan naik 0,67 persen, 

Selain itu, sektor properti meningkat 0,66 persen, sektor transportasi menguat 0,44 persen, sektor energi naik 0,32 persen, dan sektor bahan baku meningkat 0,05 persen.

Sedangkan, sektor sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor teknologi merosot 1,15 persen, sektor industrial turun 0,16 persen, dan sektor keuangan melemah 0,04 persen.

Baca juga: IHSG Rawan Terkoreksi, Ini 4 Saham yang Tetap Berpotensi Kasih Cuan

Adapun indeks-indeks bursa Asia mayoritas merah, dengan Hang Seng Index melemah 0,20 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai merosot 0,06 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo naik 2,07 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Gugat KPK Lewat Praperadilan Kasus Kuota Haji

Poin Penting Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengajukan praperadilan ke PN Jakarta Selatan terkait… Read More

2 hours ago

Menkop Ferry Ajak Polri Sukseskan Kopdes Merah Putih di Seluruh Indonesia

Poin Penting Kemenkop mengajak Polri bersinergi mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kopdes Merah Putih… Read More

3 hours ago

Ketua Umum DAI Imbau Industri Asuransi Sesuaikan Produk dengan Kebutuhan Masyarakat

Poin Penting DAI menilai produk asuransi perlu bertransformasi dari sekadar produk menjadi solusi berbasis kebutuhan… Read More

3 hours ago

Kadin Dorong Galangan Kapal Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Poin Penting Kadin menilai industri galangan kapal dan pelayaran strategis karena padat karya, bisnis, dan… Read More

3 hours ago

Polemik Kapal KKP Memanas, Purbaya Tegaskan Anggaran Belum Dikucurkan

Poin Penting: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan anggaran pembangunan kapal KKP belum dikucurkan. Menteri… Read More

4 hours ago

Empat Aturan OJK jadi Fokus AAJI Kawal Industri Asuransi, Apa Saja?

Poin Penting AAJI kawal implementasi POJK, termasuk pengelompokan perusahaan asuransi berdasarkan modal (KPPE). Pemisahan unit… Read More

4 hours ago