Poin Penting
- IHSG sesi I ditutup melemah 0,79% ke level 6.971 dengan mayoritas saham terkoreksi.
- Tekanan terjadi di sebagian besar sektor, terutama non-siklikal, transportasi, dan infrastruktur.
- Bursa Asia mayoritas ikut melemah, meski Nikkei 225 masih mencatat penguatan.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Senin (6/4), masih ditutup melemah ke level 6.971,00 atau turun 0,79 persen dari posisi pembukaan di 7.026,78.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 17,75 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,04 juta kali. Total nilai transaksi tercatat mencapai Rp8,48 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 425 saham terkoreksi, sebanyak 239 saham menguat dan sebanyak 149 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Dibuka Melemah 0,77 Persen, Tinggalkan Level 7.000
Lalu, mayoritas sektor juga terpantau bergerak melemah, dengan sektor non-siklikal turun 1,40 persen, sektor transportasi merosot 1,37 persen, sektor infrastruktur melemah 1,32 persen, dan sektor teknologi turun 0,79 persen.
Selain itu, sektor kesehatan merosot 0,73 persen, sektor keuangan melemah 0,72 persen, dan sektor properti turun 0,29 persen.
Sementara itu, sektor sisanya masih mampu menguat, yakni sektor siklikal meningkat 1,61 persen, sektor industrial naik 1,43 persen, sektor energi menguat 0,51 persen, dan sektor bahan baku meningkat 0,02 persen.
Baca juga: IHSG Berpotensi Melemah, Ini Katalis Pemicunya
Adapun indeks-indeks bursa Asia juga mayoritas melemah, dengan Hang Seng Index merosot 0,70 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai melemah 1,00 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo naik 1,29 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra










