Poin Penting
- IHSG sesi I ditutup di 7.596,57, merosot 4,32 persen terdorong eskalasi geopolitik Timur Tengah dan kenaikan harga minyak
- Sektor Melemah Semua – 713 saham terkoreksi, seluruh sektor utama anjlok, terutama bahan baku (-8,03 persen) dan transportasi (-6,80 persen).
- Pasar Asia Terpengaruh – Bursa regional juga melemah, Hang Seng -3 persen, Nikkei -3,93 persen, dan Shanghai Composite -1,43 persen.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (4/3) ditutup merosot ke level 7.596,57 atau turun 4,32 persen dari dibuka pada posisi 7.939,76.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Bursa Efek Indonesia (BEI), Irvan Susandy menyebut pergerakan IHSG sejalan dengan pergerakan indeks regional lain yang juga mengalami penurunan signifikan.
Salah satunya Korea Selatan yang sempat mengalami penghentian perdagangan sementara atau trading halt setelah turun lebih dari 8 persen.
Baca juga: Asing Net Sell Rp20,33 Triliun, Saham ANTM, BBRI hingga AADI Paling Banyak Dilego
“Hal ini merupakan dampak dari eskalasi tensi geopolitik di Timur Tengah yang terus memanas, dan Iran menutup selat Hormuz yang menyebabkan kekhawatiran munculnya krisis energi. Hal ini sudah tercermin di harga minyak dunia yang meningkat,” ucap Irvan dalam keterangannya di Jakarta, 4 Maret 2026.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 35,07 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,12 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp18,10 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 713 saham terkoreksi, 63 saham menguat dan 37 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: BNI Mau Buyback Saham Rp905,48 Miliar, Minta Restu di RUPST 2026
Lalu, seluruh sektor kompak melemah, dengan sektor bahan baku anjlok 8,03 persen, sektor transportasi -6,80 persen, sektor siklikal -5,60 persen, sektor infrastruktur -5,07 persen, sektor energi -4,82 persen, dan sektor industrial -4,46 persen.
Selanjutnya, sektor non-siklikal -3,62 persen, sektor properti -3,34 persen, sektor keuangan -2,97 persen, sektor teknologi -2,60 persen, dan sektor kesehatan -2,22 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak melemah, dengan Hang Seng Index turun 3,00 persen, Nikkei 225 Index Tokyo merosot 3,93 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai melemah 1,43 persen. (*)
Editor: Galih Pratama










