Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan data perdagangan saham pada pekan ini dari 1-4 September 2025 berakhir ditutup dengan pergerakan yang variatif.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad menjelaskan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan berhasil ditutup pada level 7.867,34 atau naik 0,47 persen dari posisi 7.830,49 di pekan lalu.
Sejalan dengan penguatan IHSG, kata Kautsar, kapitalisasi pasar BEI dalam sepekan turut mengalami kenaikan 0,20 persen menjadi Rp14.211 triliun dari Rp14.182 triliun pada sepekan sebelumnya.
Baca juga: OJK: Volatilitas Pasar Saham di Akhir Agustus 2025 Bersifat Terbatas
“Sedangkan, rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini naik sebesar 9,88 persen menjadi 2,08 juta kali transaksi dari 2,31 juta kali transaksi pada pekan lalu,” ucapnya dalam keterangan resmi dikutip, 6 September 2025.
Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian bursa pekan ini ikut terdongkrak naik 21,09 persen menjadi 37,24 miliar lembar saham dari 47,19 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Baca juga: OJK: Ada 10 Perusahaan Ajukan IPO, Total Emisi Diperkirakan Rp5,3 Triliun
Pun demikian dengan rata-rata nilai transaksi harian BEI meningkat 28,43 persen menjadi Rp18,05 triliun dari Rp25,22 triliun pada pekan sebelumnya.
Adapun, investor asing Kamis lalu (4/9) mencatatkan nilai jual bersih Rp305,18 miliar. Secara akumulatif, sepanjang 2025 ini investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp55,13 triliun. (*)
Poin Penting OJK memproyeksikan kinerja perbankan tetap solid pada 2026, ditopang pertumbuhan kredit, DPK, kualitas… Read More
Oleh Junaedy Gani DARI waktu ke waktu muncul aspirasi tentang keberadaan sebuah Sovereign Wealth Fund… Read More
Poin Penting KPK menyita Rp6,38 miliar dari OTT kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP… Read More
Poin Penting IHSG menguat di awal perdagangan: Pada pembukaan 12 Januari 2026 pukul 09.04 WIB,… Read More
Poin Penting IHSG berpeluang menguat untuk menguji level 9.030–9.077, namun investor diminta waspada potensi koreksi… Read More
Poin Penting Rupiah melemah di awal perdagangan Senin (12/1/2026) sebesar 0,17 persen ke level Rp16.847… Read More