Poin Penting
- IHSG naik 0,32 persen dalam sepekan ke level 8.660,49, serta mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah di level 8.710,69, seiring kapitalisasi pasar tertinggi Rp16.004 triliun.
- Rata-rata nilai transaksi harian BEI naik signifikan 41,95 persen menjadi Rp30,29 triliun, diikuti kenaikan volume transaksi 27,92 persen dan frekuensi transaksi 20,16 persen.
- Investor asing mencatatkan beli bersih Rp282,27 miliar pada Jumat (12/12), namun sepanjang tahun berjalan masih membukukan jual bersih Rp25,67 triliun.
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan data perdagangan saham pada pekan ini atau periode 8 hingga 12 Desember 2025 berakhir ditutup dengan pergerakan yang positif.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan mengalami kenaikan sebesar 0,32 persen dan ditutup pada level 8.660,49 dari posisi 8.632,76 dibandingkan pekan lalu.
Tidak hanya itu, IHSG dan kapitalisasi pasar BEI pada pekan ini mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah, yaitu masing-masing pada level 8.710,69 dan sebesar Rp16.004 triliun.
Baca juga: Perusahaan Milik Hashim Djojohadikusumo Jadi Pemegang Saham COIN
P.H. Sekretaris Perusahaan BEI, I Gusti Agung Alit Nityaryana, menyebutkan kapitalisasi pasar BEI juga naik 0,24 persen dalam sepekan menjadi Rp15.882 triliun dari Rp15.844 triliun pada sepekan sebelumnya.
“Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian BEI, dengan peningkatan sebesar 41,95 persen menjadi Rp30,29 triliun, dari Rp21,34 triliun pada pekan sebelumnya,” ucapnya dalam keterangan resmi dikutip, 14 Desember 2025.
Sejurus dengan itu, rata-rata volume transaksi harian bursa pada pekan ini ikut terkerek naik 27,92 persen menjadi 59,35 miliar lembar saham, dari 46,39 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Baca juga: Superbank (SUPA) Patok Harga IPO Rp635 per Saham
Pun demikian dengan rata-rata frekuensi transaksi harian juga naik 20,16 persen menjadi 3,2 juta kali transaksi dari 2,66 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Adapun investor asing Jumat (12/12) mencatatkan nilai beli bersih Rp282,27 miliar. Sedangkan sepanjang tahun berjalan investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp25,67 triliun. (*)
Editor: Galih Pratama










