Ilustrasi - Pergerakan pasar sahan. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini mulai dari 7 hingga 11 Juli 2025 mengalami kenaikan 2,65 persen dan ditutup pada level 7.047,43 dari 6.865,19 pada pekan lalu.
Selain itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mengalami peningkatan sebanyak 2,65 persen dan ditutup pada level 7.047,43 dari 6.865,19 di pekan lalu.
Berdasarkan pergerakan tersebut, BEI telah merangkum lima saham yang menjadi top leaders atau saham yang mendorong penguatan gerak IHSG di pekan ini, antara lain:
Selain itu, peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian selama sepekan yang naik 9,77 persen menjadi 1,14 juta kali transaksi dari 1,04 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Baca juga: IHSG Hijau, Mayoritas Saham INFOBANK15 Ikut Menguat
Kemudian, rata-rata nilai transaksi harian BEI selama sepekan tercatat sebesar Rp11,08 triliun, atau naik sebesar 6,65 persen dari Rp10,39 triliun pada pekan sebelumnya.
Sejurus dengan itu, rata-rata volume transaksi harian bursa pekan ini ikut terkerek naik 3,34 persen menjadi 20,09 miliar lembar saham dari 19,44 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Adapun investor asing Jumat lalu (11/7) mencatatkan nilai beli bersih Rp460,11 miliar dan sepanjang 2025 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp57,865 triliun. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More