Poin Penting
- IHSG menguat 3,49% sepekan (9–13 Feb 2026) ke level 8.212,27; kapitalisasi pasar BEI naik 3,83% jadi Rp14.889 triliun.
- Aktivitas perdagangan meningkat: volume harian naik 4,73% (45,24 miliar saham) dan frekuensi naik 0,37% (2,74 juta transaksi).
- Nilai transaksi harian turun 6,27% ke Rp23,20 triliun; investor asing masih mencatat net sell Rp2,03 triliun (13 Feb) dan Rp16,49 triliun YtD 2026.
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan bahwa data perdagangan saham pada pekan ini 9 hingga 13 Februari 2026 berakhir ditutup dengan pergerakan yang mayoritas positif.
Hal itu tecermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami penguatan sebesar 3,49 persen sehingga ditutup pada level 8.212,27 dari posisi 7.935,26 pada pekan lalu.
Baca juga: Mayoritas Sektor Melemah, IHSG Turun ke 8.212 Jelang Long Weekend Imlek 2026
Tidak hanya itu, Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menyebutkan bahwa kapitalisasi pasar BEI juga mengalami kenaikan sebesar 3,83 persen menjadi Rp14.889 triliun dari Rp14.341 triliun pada sepekan sebelumnya.
“Peningkatan tertinggi terjadi pada volume transaksi harian Bursa pada pekan ini, yaitu sebesar 4,73 persen menjadi 45,24 miliar lembar saham dari 43,20 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya,” ucapnya dalam keterangan resmi dikutip, Minggu, 15 Februari 2026.
Lebih lanjut, rata-rata frekuensi transaksi harian turut meningkat sebesar 0,37 persen menjadi 2,74 juta kali transaksi dari 2,73 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Baca juga: IHSG dan Kurs Rupiah Tumbang: Paradoks Pertumbuhan Ekonomi
Namun, rata-rata nilai transaksi harian BEI mengalami perubahan sebesar 6,27 persen menjadi Rp23,20 triliun dari Rp24,75 triliun pada pekan sebelumnya.
Adapun investor asing Jumat lalu (13/2) mencatatkan nilai jual bersih Rp2,03 triliun dan sepanjang tahun 2026 ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp16,49 triliun. (*)
Editor: Yulian Saputra










