IHSG Sepekan Ambles 4,73 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp14.341 Triliun

IHSG Sepekan Ambles 4,73 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp14.341 Triliun

Poin Penting

  • IHSG ambles 4,73 persen ke level 7.935,26; kapitalisasi pasar BEI ikut terkoreksi 4,69 persen menjadi Rp14.341 triliun
  • Aktivitas perdagangan melemah tajam: frekuensi transaksi harian turun 28,62 persen, volume merosot 31,75 persen, dan nilai transaksi anjlok 43,45 persen
  • Asing masih net sell secara tahunan: meski Jumat (6/2) mencatat beli bersih Rp944,31 miliar, secara year to date 2026 investor asing masih jual bersih Rp11,02 triliun.

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan kinerja perdagangan saham sepanjang periode 2–6 Februari 2026 ditutup di zona merah. Sejumlah indikator utama pasar kompak melemah, mencerminkan tekanan yang masih membayangi pergerakan bursa domestik.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat ambles 4,73 persen dan berakhir di level 7.935,26, dari posisi 8.329,60 pada pekan sebelumnya.

P.H. Sekretaris Perusahaan BEI, Alit Nityaryana, menyampaikan pelemahan juga tercermin dari kapitalisasi pasar yang terkoreksi 4,69 persen menjadi Rp14.341 triliun, dibandingkan Rp15.046 triliun pada sepekan sebelumnya.

Baca juga: Pasar Saham Tertekan, Begini Jurus Investasi Aman di Tengah Koreksi IHSG

“Lalu, rata-rata frekuensi transaksi harian juga turun 28,62 persen menjadi 2,72 juta kali transaksi, dari 3,82 juta kali transaksi pada pekan lalu,” ucapnya dalam keterangan resmi dikutip, 8 Februari 2026.

Tekanan turut terlihat pada aktivitas perdagangan. Volume transaksi harian bursa merosot 31,75 persen menjadi 43,2 miliar lembar saham, dari 63,3 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

Baca juga: BSI Siap Tingkatkan Free Float Saham Jadi 15 Persen

Tak hanya itu, rata-rata nilai transaksi harian BEI juga anjlok 43,45 persen menjadi Rp24,75 triliun, dibandingkan Rp43,76 triliun pada pekan lalu.

Dari sisi investor asing, pada Jumat (6/2) tercatat beli bersih sebesar Rp944,31 miliar. Namun sepanjang 2026 berjalan investor asing masih membukukan jual bersih sebesar Rp11,02 triliun. (*)

Editor: Galih Pratama

Related Posts

News Update

Netizen +62