IHSG Rebound, Dibuka Menguat Hampir 2 Persen ke 7.727

IHSG Rebound, Dibuka Menguat Hampir 2 Persen ke 7.727

Poin Penting

  • IHSG dibuka rebound pada perdagangan 5 Maret 2026 ke level 7.727,10, menguat 1,98 persen dari posisi sebelumnya 7.577,06.
  • Aktivitas perdagangan awal mencatat 953,34 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp510,32 miliar; sebanyak 409 saham menguat, 66 melemah, dan 142 stagnan.
  • CGS International Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi menguat dengan support 7.225–7.400 dan resistance 7.755–7.930.

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (5/3) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka rebound ke posisi 7.727,10 dari level 7.577,06 atau menguat 1,98 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 953,34 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 49 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp510,32 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 66 saham terkoreksi, sebanyak 409 saham menguat dan sebanyak 142 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: BNI Mau Buyback Saham Rp905,48 Miliar, Minta Restu di RUPST 2026

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak menguat.

“IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan kisaran support 7.225-7.400 dan resistance 7.755-7.930,” ucap analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 5 Maret 2026.

Anlis CGS menilai, dengan menguatnya indeks di bursa Wall Street dan naiknya beberapa komoditas seperti minyak mentah, nikel, timah, emas serta tembaga diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG. 

Sementara itu, posisi indeks yang sudah jenuh jual berpeluang dimanfaatkan investor untuk buy on weakness. 

Baca juga: Asing Net Sell Rp20,33 Triliun, Saham ANTM, BBRI hingga AADI Paling Banyak Dilego

Rekomendasi Saham

Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT Elnusa Tbk (ELSA).

Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). (*)

Editor: Galih Pratama

Related Posts

News Update

Netizen +62