Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 7,661 poin atau 0,15% ke level 5.140,65 pada perdagangan Selasa, 22 November 2016. Sementara indeks LQ45 bergerak turun 1,93 poin atau 0,22% ke level 860,11.
Indeks turun seiring belum maraknya sentimen positif yang mampu menggerakkan pasar. Sentimen positif hanya datang dari harga minyak dunia yang kembali menguat tadi malam.
Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, mayoritas bursa AS sendiri ditutup menguat ditopang oleh sentimen kenaikan harga minyak dunia, menyusul sejumlah negara produsen utama minyak yang sedang berdiplomasi untuk mengurangi produksi. (Baca juga: Program Amnesti Pajak Dongkrak Pasar Modal)
Page: 1 2
Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengumumkan daftar tarif dasar dan bea… Read More
Jakarta - Pemerintah Indonesia segera menyiapkan langkah strategis untuk merespons kebijakan tarif resiprokal yang diberlakukan… Read More
Jakarta – Kadin Indonesia meminta pemerintah untuk melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS), usai Donald Trump… Read More
Jakarta – Pengenaan tarif impor sebesar 32 persen dari Amerika Serikat (AS) terhadap Indonesia menjadi… Read More
Jakarta – Bank DKI memberikan penjelasan terkait kendala trandaksi yang dialami nasabahnya. Dalam keterangan tertulisnya,… Read More
Jakarta – Usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif resiprokal pada Rabu (2/4)… Read More