Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 7,661 poin atau 0,15% ke level 5.140,65 pada perdagangan Selasa, 22 November 2016. Sementara indeks LQ45 bergerak turun 1,93 poin atau 0,22% ke level 860,11.
Indeks turun seiring belum maraknya sentimen positif yang mampu menggerakkan pasar. Sentimen positif hanya datang dari harga minyak dunia yang kembali menguat tadi malam.
Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, mayoritas bursa AS sendiri ditutup menguat ditopang oleh sentimen kenaikan harga minyak dunia, menyusul sejumlah negara produsen utama minyak yang sedang berdiplomasi untuk mengurangi produksi. (Baca juga: Program Amnesti Pajak Dongkrak Pasar Modal)
Page: 1 2
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More