Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (20/10) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil dibuka menguat ke level 7.995,62 dari level 7.915,65 atau naik 1,01 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 567,17 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 46 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp420,45 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 86 saham terkoreksi, 281 saham menguat, dan 243 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Dua Sektor Saham Ini Bisa Jadi Pilihan di Tengah Aksi Profit Taking Saham Konglo
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung melemah.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 7.635-7.775 dan resistance 8.055-8.200,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 20 Oktober 2025.
Lebih lanjut, manajemen CGS menilai, dengan rebound-nya indeks di bursa Wall Street seiring melunaknya sikap Amerika dalam hal hubungan dagang dengan China diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Di sisi lain, pada perdagangan IHSG hari ini juga dihantui sentimen negatif dari berlanjutnya aksi jual investor asing dan tertekannya saham-saham konglomerasi serta terkoreksinya harga beberapa komoditas.
Baca juga: IHSG Berpeluang Melemah, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini
Pada perdagangan saham hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor, di antaranya adalah PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).
Ada juga saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More