IHSG Kembali Dibuka Menghijau 0,08%

IHSG Kembali Dibuka Menghijau 0,08%

Jelang RDG BI Desember 2022, IHSG Berpeluang Menguat
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9:00 WIB (25/1) indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali memasuki zona hijau ke level 6866,31 atau menguat 0,08%.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 469 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 20 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp181 miliar.

Kemudian, tercatat terdapat 91 saham terkoreksi, sebanyak 162 saham menguat dan sebanyak 247 saham tetap tidak berubah.

Sebelumnya, BNI Sekuritas melihat peluang koreksi relatif terbatas untuk rebound pada hari ini, selama di atas 6.820 dan candle spinning top pada. Trend bullish, selama di atas 6.845 dan IHSG closing di atas 5 day ma (6.817) dan di bawah 6.986 (200 day MA).

Indikator MACD bearish, stochastic overbought, candle spinning top. Jika bisa ditutup harian di bawah 6.845, IHSG masih berpeluang koreksi, target 6.784, 6.715 DONE, 6.621 DONE, 6.557 DONE. Jika ditutup di atas 6.845, peluang menuju 6.906, 6.992, 7.046. Range breakout berada di 6.557 – 6.953.

“Level resistance berada di 6.885, 6.906, 6.994, 7.046 dengan support 6.841, 6.802, 6.755, 6.726. Perkiraan range di rentang: 6.810 – 6.910,” ucap Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakarias Siregar dalam risetnya di Jakarta, 25 Januari 2023.

Kemarin (24/1), sebagian besar bursa Asia Pasfik yang buka mencatat kenaikan seperti Nikkei, S&P/ASX 200 dan All Ordinaries. Bursa di Cina, Hong Kong, Taiwan, Korea Selatan, Malaysia, dan Singapura ditutup terkait tahun baru China. Namun di sisi lain IHSG terkoreksi. Penanaman modal asing (PMA) Indonesia pada 2022 naik 44,2% yoy menjadi Rp654,4 triliun.

Dari Amerika Serikat (AS), Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat sebesar 0,31%, namun di sisi lain S&P 500 melemah 0,07%, begitu juga dengan indeks Nasdaq yang terkoreksi sebesar 0,27%. Saham 3M turun 6,2% setelah menyampaikan target yang mengecewakan, sementara, Union Pacific turun 3,3% terkait dengan laporan kinerja yang di bawah perkiraan.

Bursa Eropa mengalami pergerakan yang beragam di mana FTSE 100 melemah 0,35% sementara CAC 40 menguat 0,26%. Purchasing manager index (PMI) zona Euro mencapai 50,2 pada Januari 2023 (di atas perkiraan). (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]