Market Update

IHSG Ditutup Merosot 1,29 Persen, Hampir Seluruh Sektor Merah

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 30 Januari 2025, ditutup anjlok ke level 7.073,47 atau melemah 1,29 persen dari dibuka pada level 7.166,05.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 389 saham terkoreksi, 206 saham menguat, dan 213 tetap tidak berubah. Sebanyak 18,34 miliar saham diperdagangkan dengan 1,23 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp11,93 triliun.

Kemudian, seluruh indeks dalam negeri ikut melemah, dengan IDX30 turun 1,40 persen menjadi 421,46, LQ45 melemah 1,67 persen menjadi 817,56, Sri-Kehati merosot 0,99 persen menjadi 371,49, dan JII turun 2,25 persen menjadi 461,14.

Baca juga: Usai Libur Panjang, IHSG Dibuka Merah ke Level 7.126

Lalu hampir seluruh sektor melemah tercermin dari sektor bahan baku merosot 2,55 persen, sektor properti turun 1,61 persen, sektor infrastruktur merosot 1,32 persen, sektor industrial turun 1,23 persen, dan sektor transportasi melemah 0,56 persen.

Selanjutnya, sektor keuangan merosot 0,46 persen, sektor energi melemah 0,31 persen, sektor siklikal merosot 0,17 persen, dan sektor kesehatan turun 0,10 persen.

Sedangkan, sektor sisanya mengalami penguatan, dengan sektor teknologi meningkat 1,06 persen dan sektor non-siklikal naik 0,12 persen.

Baca juga: IHSG Masih Rawan Koreksi, Berikut Deretan Saham yang Direkomendasikan

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), dan PT Lion Metal Works Tbk (LION). Sedangkan saham top losers adalah PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML), PT Remala Abadi Tbk (DATA), dan PT Golden Flower Tbk (POLU).

Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

1 hour ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

2 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

3 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

3 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

3 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

4 hours ago