IHSG hari ini ditutup di zona hijau/istimewa
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (17/11) berhasil ditutup pada zona hijau pada level 6977,66 atau menguat 0,28 persen dari dibuka pada level 6958,14 pada pembukaan perdagangan hari ini.
Meski begitu, seluruh indeks mengalami pelemahan, dengan IDX30 melemah sebesar 0,38 persen menjadi 474,27, LQ45 melemah 0,33 persen menjadi 917,41, JII melemah 0,31 persen menjadi 518,09, dan SRI-KEHATI melemah 0,27 persen menjadi 422,68.
Baca juga: Pasar Modal Indonesia Masih Bergairah, Ini Buktinya
Kemudian, hampir seluruh sektor juga mengalami pelemahan dengan sektor teknologi melemah 0,95 persen, sektor industrial melemah 0,83 persen, sektor transportasi melemah sebesar 0,49 persen, dan sektor properti melemah 0,32 persen.
Kemudian, sektor non-siklikal melemah 0,26 persen, sektor energi melemah 0,54 persen, sektor keuangan dan sektor siklikal melemah 0,08 persen.
Lalu, tiga sektor lainnya alami penguatan, dengan sektor infrastruktur menguat 4,34 persen, sektor bahan baku menguat 0,94 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,07 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 319 saham terkoreksi, 213 saham menguat, dan 215 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 14,53 miliar saham diperdagangkan dengan 1,08 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp8,46 triliun.
Baca juga: Mengenal Produk Investasi Non Saham di Pasar Modal Indonesia
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN), PT Pioonerindo Gourmet International Tbk (PTSP), dan PT Pakuan Tbk (UANG). Sedangkan saham top losers adalah PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS), dan PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA), PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK), dan PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting KPK menyatakan Menag Nasaruddin Umar bebas sanksi pidana karena melaporkan dugaan gratifikasi jet… Read More
Poin Penting E-wallet berkembang optimal melalui kolaborasi lintas platform dan bukan sekadar transformasi menjadi super… Read More
Poin Penting OJK Jambi awasi ketat tindak lanjut PT Bank Pembangunan Daerah Jambi pascagangguan ATM… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencatat kredit Rp1.511,4 triliun per Januari 2026, naik 15,62 persen yoy,… Read More
Poin Penting Mochtar Riady melalui OUE Commercial REIT menjajaki penjualan One Raffles Place dengan estimasi… Read More
Poin Penting Kadin–Perumnas MoU percepat Program Perumahan Nasional lewat sinergi BUMN dan dunia usaha Perluas… Read More