Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 14 April 2025, ditutup bertahan di zona hijau di posisi 6.368,51 dari dibuka di level 6.262,22 atau menguat sebanyak 1,70 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 137 saham terkoreksi, 492 saham menguat, dan 176 tetap tidak berubah.
Sebanyak 23,25 miliar saham diperdagangkan dengan 1,18 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi tembus Rp13,92 triliun.
Baca juga: Prediksi Gerak IHSG Pekan Ini, Bakal Dipengaruhi 2 Katalis Berikut
Lalu mayoritas indeks dalam negeri juga bergerak naik, dengan IDX30 menguat 1,69 persen menjadi 378,30, Sri-Kehati meningkat 1,68 persen menjadi 337,28, LQ45 naik 2,45 persen menjadi 724,03, dan JII menguat 5,34 persen menjadi 419,08.
Selanjutnya, seluruh sektor ikut bergerak hijau tecermin dari sektor bahan baku naik 6,02 persen, sektor properti meningkat 3,72 persen, sektor infrastruktur menguat 3,52 persen, sektor siklikal naik 3,06 persen, sektor kesehatan meningkat 2,97 persen, dan sektor non-siklikal menguat 2,92 persen.
Selain itu, sektor energi naik 2,82 persen, sektor industrial menguat 2,80 persen, sektor transportasi meningkat 2,37 persen, sektor teknologi naik 1,55 persen, dan sektor keuangan menguat 1,47 persen.
Baca juga: Fore Coffee Catatkan Saham Perdana, Incar Pertumbuhan Laba hingga 80 Persen di 2025
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Lion Metal Works Tbk (LION), PT MD Entertainment Tbk (FILM), dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR). Sedangkan saham top losers adalah PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO).
Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More