Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pasar Saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 17 Juni 2025 kembali ditutup pada zona hijau ke posisi 7.155,85 dari dibuka pada level 7.117,59 atau menguat 0,54 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business mencatat sebanyak 309 saham terkoreksi, 289 saham menguat, dan 209 tetap tidak berubah.
Sebanyak 18,83 miliar saham diperdagangkan dengan 1,22 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp11,93 triliun.
Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga menguat. Rinciannya, IDX30 naik 0,11 persen menjadi 414,22, Sri-Kehati meningkat 0,37 persen menjadi 366,80, LQ45 menguat 0,62 persen menjadi 794,99, dan JII naik 1,63 persen menjadi 497,85.
Baca juga: Konflik Israel-Iran Picu Gejolak Pasar, Saham-saham Ini Perlu Diperhatikan
Lalu, mayoritas sektor juga mengalami peningkatan. Ini tercermin dari sektor transportasi naik 2,55 persen, sektor siklikal menguat 1,72 persen, sektor bahan baku meningkat 1,67 persen, sektor teknologi naik 1,41 persen, dan sektor infrastruktur menguat 0,81 persen.
Kemudian, sektor kesehatan meningkat 0,52 persen, sektor properti naik 0,42 persen, sektor keuangan menguat 0,20 persen, dan sektor non-siklikal meningkat 0,04 persen.
Sedangkan sektor sisanya melemah, dengan sektor industrial turun 1,01 persen dan sektor energi merosot 0,62 persen.
Baca juga: 5 Saham Pendorong IHSG Sepekan, Ada BRMS hingga BBCA
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), dan PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE).
Sedangkan saham top losers adalah PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI), dan PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menindak alumni LPDP yang menghina Indonesia dan mewajibkan pengembalian… Read More
Poin Penting Ombudsman dorong Bank Jambi segera memulihkan layanan digital demi kenyamanan dan keamanan seluruh… Read More
Poin Penting Hingga Januari 2026, realisasi belanja pemerintah pusat capai Rp131,9 triliun, melonjak 53,3 persen… Read More
Oleh Hendra Febri, S.H., M.H, Praktisi Hukum, Banker, dan Lawyer PADA 4 Februari 2026, Pemerintah… Read More
Poin Penting Lemahnya kontrol akses, monitoring belum real-time, dan pengawasan vendor jadi titik rawan industri… Read More
Poin Penting Pinjol melonjak jelang Lebaran 2026, didorong kebutuhan konsumtif dan faktor psikologis seperti FOMO,… Read More