Poin Penting
- IHSG ditutup melemah tipis 0,06 persen ke level 6.518,12, dengan 328 saham terkoreksi, 276 saham menguat, dan nilai transaksi mencapai Rp15,15 triliun
- Mayoritas sektor melemah, terutama industrial yang turun 1,41 persen, kesehatan 0,71 persen, dan energi 0,65 persen
- Sektor keuangan menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 0,67 persen. DMAS, SHIP, dan SGER menjadi top gainers, sementara IMPC, FILM, dan KOTA masuk jajaran top losers
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 28 Agustus 2026 ditutup berbalik melemah ke level 6.518,12 dari level 6.521,75 atau turun 0,06 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 328 saham terkoreksi, 276 saham menguat, dan 188 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 35,30 miliar saham diperdagangkan dengan 2,00 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp15,15 triliun.
Namun, mayoritas indeks dalam negeri terpantau masih menguat, dengan LQ45 naik 0,12 persen ke 641,82, IDX30 meningkat 0,20 persen jadi 358,91, dan Sri-Kehati menguat 0,53 persen ke 313,62. Sedangkan, JII turun 0,81 persen menjadi 393,20.
Baca juga: Bos BEI Sebut 8 Anggota Bursa Belum Ikut Uji Coba Harga Minimum Saham Rp1
Sebaliknya, mayoritas sektor terpantau melemah. Rinciannya, sektor industrial merosot 1,41 persen, sektor kesehatan -0,71 persen, sektor energi -0,65 persen, dan sektor infrastruktur -0,64 persen.
Selanjutnya, sektor teknologi -0,58 persen, sektor bahan baku -0,42 persen, sektor non-siklikal -0,36 persen, dan sektor properti -0,03 persen.
Sedangkan, sektor sisanya masih bergerak hijau, dengan sektor keuangan menguat 0,67 persen, sektor siklikal meningkat 0,52 persen, dan sektor transportasi naik 0,44 persen.
Baca juga: BEI Luncurkan Saham Berbasis Hijau, HGII, KEEN, dan TOBA Jadi Emiten Perdana
Saham Top Gainers dan Losers
Dalam perdagangan hari ini, ada sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers, di antaranya adalah PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP), dan PT Sumber Global Energy Tbk (SGER).
Sedangkan saham top losers adalah PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), PT MD Entertainment Tbk (FILM), dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). (*)
Editor: Galih Pratama


