Jakarta – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan hari ini diperkirakan akan melakukan breakout dari fase konsolidasi, setelah kemarin mengalami pelemahan sebesar 0,75 persen ke level 5.780.
Menurut analis PT KGI Sekuritas indonesia, Yuganur Wijanarko, aksi pembelian yang cukup intensif pada saham big cap dan lapis kedua pilihan telah menahan kejatuhan IHSG lebih dalam akibat tekanan jual.
“Sehingga, IHSG berpotensi untuk breakout dari konsolidasi 5.870-5.745 menuju resisten all time high di level 5.920,” kata yuganur di Jakarta, Jumat, 4 Agustus 2017.
Dengan demikian, jelas dia, adanya peluang pembalikan arah menguat pada laju IHSG di perdagangan hari ini mesti disikapi para pelaku pasar dengan mengakumulasi empat saham berikut ini:
1. BJTM dengan target trading di kisaran Rp690-Rp730.
Secara teknikal, pola perbaikan tren jangka pendek dan menengah pada emiten perbankan ini membuatnya menarik untuk diakumulasi, melihat kinerja ekspektasi earnings ke depan di 2017 ada pada skenario kenaikan menuju resisten psikologis di kisaran Rp690-Rp730.
2. JSMR dengan target trading di kisaran Rp5.850-Rp6.050.
Pola perbaikan momentum dalam tren jangka pendek dan menengah pada emiten berkapitalisasi besar ini dapat digunakan sebagai peluang trading mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya menuju resisten psikologis di kisaran Rp5.850-Rp9.050.
3. LSIP dengan target trading di kisaran Rp1.460-Rp1.520.
Harga minyak mentah dunia yang berada pada level terendah sejak sepuluh tahun terakhir dan valuasi sektor yang cukup murah, membuat emiten minyak sawit ini menarik untuk diakumulasi secara jangka menengah pada kisaran Rp.1.460-Rp1.520.
4. PTPP dengan target trading di kisaran Rp3.250-Rp3.450.
Pola perbaikan momentum dalam tren jangka pendek dan menengah pada emiten konstruksi ini dapat digunakan sebagai peluang trading mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya menuju resisten psikologis di kisaran Rp3.250-Rp3.450. (*)