Market Update

IHSG Diprediksi Melemah Terbatas, Ini Sentimennya

Jakarta – Ajaib Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknikal akan diprediksi bergerak mixed dan melemah terbatas dalam rentang 7.320 hingga 7.400 pada hari ini (26/3). 

“IHSG hari ini diprediksi bergerak mixed dan melemah terbatas dalam range 7.320-7.400,” ucap Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih dalam IHSG Daily Analysis di Jakarta, 26 Maret 2024.

Di mana, pada perdagangan kemarin (25/3), IHSG ditutup naik 0,38 persen atau plus 27,60 poin di level 7.377,7, hal itu ditopang oleh kenaikan saham-saham perbankan. 

Baca juga: BEI Implementasikan Papan Pemantauan Khusus Tahap II

Ratih melihat sentimen yang memengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain, kinerja APBN hingga 15 Maret 2024 yang mengalami surplus Rp22,8 triliun atau 0,1 persen dari PDB dengan keseimbangan primer yang juga surplus Rp132,1 triliun, kemudian pendapatan negara tercatat Rp493,2 triliun atau setara dengan 17,6 persen dari target. 

“Sementara belanja negara sebesar Rp470,3 triliun atau terkumpul 14,1 persen dari pagu APBN tahun 2024. Posisi ekonomi Indonesia yang baik dari segi konsumsi dan industri manufaktur menopang stabilitas keuangan domestik,” imbuhnya.

Baca juga: Gara-gara Ini, BEI Bakal Perketat Seleksi Perusahaan IPO

Sedangkan dari mancanegara, pelaku pasar menantikan rilis indeks konsumen Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan, seperti indeks pengeluaran konsumen (PCE index) dan Michigan Consumer Sentiment, nantinya rilis tersebut memberikan gambaran akan kondisi ekonomi dan angka inflasi AS.

Adapun dari Asia, Singapura melaporkan kenaikan inflasi tahunan pada Februari 2024 sebesar 3,4 persen, inflasi tersebut meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 2,9 persen yang merupakan inflasi terendah dalam dua tahun terakhir. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

5 mins ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

6 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

6 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

7 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

9 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

11 hours ago