Poin Penting
- CGS International memperkirakan IHSG bergerak variatif cenderung menguat dengan support 7.870-7.950 dan resistance 8.110-8.190
- Penguatan Wall Street dan naiknya harga komoditas seperti minyak, CPO, nikel, timah, emas, batu bara, dan tembaga menjadi sentimen positif
- Saham berpotensi cuan hari ini antara lain INDY, PTBA, MYOR, JSMR, PGAS, dan AMRT.
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (10/2) diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.870-7.950 dan resistance 8.110-8.190,” tulis analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 10 Februari 2026.
Diketahui, pada perdagangan Senin (9/2) IHSG ditutup melesat ke posisi 8.031,87 atau menguat 1,22 persen dari level 7.935,26.
Baca juga: BEI Ungkap 5 Saham Penyebab IHSG Turun Tajam Pekan Ini
Analis CGS menjelaskan dengan kembali berlanjutnya penguatan indeks di bursa Wall Street dan naiknya beberapa harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, nikel, timah, emas, batu bara, dan tembaga diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu, masih adanya aksi jual investor asing senilai Rp599,51 miliar masih berpeluang menjadi katalis negatif untuk IHSG.
Baca juga: Pasar Saham Tertekan, Begini Jurus Investasi Aman di Tengah Koreksi IHSG
Rekomendasi Saham Hari Ini
Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).
Ada juga saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT). (*)
Editor: Galih Pratama









