IHSG; Dibuka naik. (Foto: Zidni Hasan)
Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik tipis 1,480 poin atau 0,03% ke level 4.559,148 pada perdagangan Selasa, 2 Desember 2015. Sedangkan Indeks LQ45 juga naik tipis 0,409 poin atau 0,05% ke level 786,048.
IHSG berhasil naik pagi ini seiring sentimen positif dari penguatan indeks AS semalam di tengah penantian terbitnya ragam data pekan ini serta kepercayaan masuknya momentum Santa Claus rally di bulan Desember ini.
Mengutip data riset Samuel Sekuritas Indonesia, dari pasar Eropa sendiri indeks acuan tercatat mixed di tengah fokus perhatian investor pada data jobless rate yang tercatat 10.7% pada Oktober lalu, turun dari 10.8% di bulan sebelumnya. Sementara dari pasar Asia Pasifik, pagi ini indeks ditransaksikan cenderung mixed.
Di sisi lain pasar komoditas, harga minyak tercatat turun sedangkan emas naik. Dari pasar dalam negeri, kemarin IHSG tercatat naik.
“Terbitnya data inflasi dan ragam data lain pekan ini kami lihat masih akan menjadi sentimen penggerak, selain fokus pada update terkini dari global dan regional. Pelaku pasar juga tengah menanti terbitnya data foreign reserves yang dijadwalkan terbit besok. Hari ini kami perkirakan indeks akan kembali menguat. Rupiah tercatat berada pada Rp13.784/US Dolar atau menguat dari sebelum Rp13.847,” pungkas Tim Riset Samuel Sekuritas. (*) Dwitya Putra
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More